“Keluarga Medsos”, Sinetron Mendidik Yang Menjadi Cermin Bagi Kita.

Dirut TVRI Helmy Yahya (kiri) dan Dedi Setiadi. (HW)
_

Media sosial (medsos) menjadi berhala baru di era digital ini. Orang lebih banyak menghabiskan waktunya untuk bermedsos ketimbang melakukan kegiatan positif lainnya. Banyak yang mulai dan menutup kegiatan hariannya dengan bermedsos.

Ersa Mayori (HW)

Medsos bukan tidak bermanfaat, tetapi bila salah menggunakan dia akan banyak mudaratnya. Persoalan itulah yang disampaikan melalui sinetron komedi terbaru TVRI terbaru berjudul “Keluarga Medsos”.

Bekerjasama dengan Marapati Production, Sitkom ini diberi judul Keluarga Medsos yang menceritakan sebuah keluarga milenial yang kecanduan gadget lengkap dengan segala drama dan kekocakan sesuai dengan kehidupan jaman sekarang.

Sinetron in disutradarai oleh Erchie Hekagery, dengan pemain terdiri dari Ersa Mayori yang berperan sebagai mama Dina, IB Made Oka Sugawa (sebagai papa Darto), Bara Rusli (sebagai Daffa, anak pertama), Benaya Farah (sebagai Debby, anak kedua), Nadhira Lubis.

Para pemain “Keluarga Medsos” (HW)

Pemain lainnya adalah Mario Wiericx (sebagai GAnden, tetangga), Derry Drajat (sebagai Basuki, Bos Kantor bu Dina), Brittanny Fergie (sebagai Lisa) dan Risma Nilawati (sebagai Santi, Aisten Rumah Tangga pak Darto).

“Keluarga Medsos merupakan kritik terhadap orang-orang yang lebih mementingkan dunia maya daripada dunia nyata. Kalau kita membuat drama yg ada edukasinya, ada valuenya, kita tidak bikin azab.
Skripnya dibuat oleh legend Dedi Setiadi.,” ungkap Direktur LPP TVRI, Helmy Yahya yang mendampingi para pemain di acara jumpa pers yang digelar di Papa Ron’s Pizza Caffe Studio Of Star’s TVRI, Kamis (25/4/2019).

Sutradara senior Dedi Setiadi yang menulis cerita mengatakan merasa bangga bisa kembali ke TVRI, karena masih berjalan pada jalur yang benar sebagai lembaga penyiaran publik.

“Di sini tidak ada tekanan untuk mengejar rating, tetapi kita bekerja untuk memberi edukasi kepada masyarakat. Padahal di sinetron itu yang laku formulanya begitu, tentang orang ketabrak, orang berkelahi dan apa saja yang sensasional, walau pun tidak bisa diterima akal. Sinetron ini menjadi sarana untuk untuk mentertawakan diri sendiri. Medsos itu, selain banyak manfaatnya, ada juga mudaratnya,” papar Dedi.

Bagi Ersa Mayori, “Keluarga Medsos” menjadi penanda kembalinya ke layar televisi, setelah 17 tahun vakum di televisi. Ia bersedia menerima tawaran main dalam sinetron ini karena ceritanya lucu dan memiliki pesan yang kuat.

“Selain bisa menghibur, sinetron ini bisa memberi sentilanlah kepada kita,” katanya.

“Keluarga Medsos akan tayang di TVRI¬†sebanyak 26 episode setiap hari Sabtu mulai tanggal 27 April 2019 pukul 21-22:00 Wib, khusus episode perdana ini akan tayang mulai pukul 20:00 Wib lantaran ada siaran langsung sepakbola Liga Inggris.

Selain tayang malam hari, sinetron ini juga akan disiarkan ulang pada padi hari, esoknya.

 

Share This: