Kesehatan Novel Baswedan Alami Kemajuan

_

Setelah seminggu lebih dirawat di Singapura, kondisi kesehatan penyidik senior KPK, Novel Baswedan mengalami kemajuan.

Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang menjelaskan hal itu kepada wartawan, Kamis siang.

“Ya pak Novel sudah ada kemajuan. Secara umum kita menerima report dari dokter hari per hari, kemajuannya ada tapi sedikit lambat. Ya harapannya ada kemajuan dari titik putih yang mengambang,” ungkapnya saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (20/4/2017).

Sebelumnya pihak ‎KPK menolak tawaran dari ahli kornea di Singapura yang berencana menggratiskan biaya pengobatan penyidik senior KPK tersebut. Pihak KPK lebih memilih meminta bantuan biaya pengobatan kepada pihak Pemerintah.

Menurut Saut penolakan itu dilakukan karena pihaknya ingin menghindari ketergantungan dari pihak lain.

“Ya memang kita juga kemarin konsultasi dengan Komisi III. Ternyata Komisi III  juga tidak menghendaki (adanya bantuan itu). Ini resources kita,  orang kita, dan yang dihindari dari beri memberi itu kan ketergantungan. Oleh sebab itu, kalau memang kita bisa membiayai, perhatian mereka terhadap Novel ini sudah cukup baik, terus kemudian kita yang membiayai semuanya,” ungkapnya.

Saut berharap kasus yang menimpa Novel akan menjadi pembelajaran bagi semua pihak terkait dengan pemberantasan korupsi yang tidak semudah yang dibayangkan.

“Mudah-mudahan ini jadi pembelajaran buat kita semua bahwa memberantas korupsi itu memang nggak sesederhana yang kita pikirkan,” tukasnya.

Seperti diketahui, Novel Baswedan mengalami insiden penyiraman air yang diduga air keras oleh seseorang pada Selasa (11/4) lalu. Penyiraman itu usai Novel melaksanakan shalat Subuh berjamaah, di Masjid sekitar rumahnya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Akibat kejadian tersebut menyebabkan penurunan fungsi matanya. Saat ini Novel tengah di rawat intensif di sebuah rumah sakit di Singapura.

Share This: