Ketua FFAP Diminta Menyelesaikan Legitimasinya di Dalam Negeri

_

Seluruh anggota Festival Film Asia Pasifik (FFAP) meminta Ketua FFAP Shihan Yang, untuk menyelesaikan legitimasinya di dalam negeri. Permintaan itu disampaikan seluruh anggota dalam pertemuan pimpinan delegasi (board meeting) yang diadakan di Hotel Garden City, Pnom Penh, Kamboja, Sabtu (28/7/2017) siang.

Board meeting FFAP (Foto; Adisurya Abdy)

FFAP ke-57 yang berlangsung di Pnom Penh dibuka Jum’at malam (28/7) ditandai dengan acara Welcome Dinner yang berlangsung di Hotel Garden City. Acara dihadiri oleh seluruh anggota delegasi dari berbagai negara seperti Indonesia, China, Jepang, Banglades, Vietnam, Jepang, Mongolia, Malaysia, India, Rusia, China Taipei, Filipina dan Nepal.

Dalam pertemuan pimipinan delegasi, permintaan agar Mr. Shiyan Yang menyelesaikan legitimasinya menjadi agenda utama, karena hampir seluruh anggota meminta agar dibahas dengan saksama. Keinginan itu menguat karena Mr. Shihan Yang bukan praktisi perfilman di negaranya, melainkan berasal dari lembaga pendidikan (Chun Hua).

“Jadi ada semacam keberatan dari kalangan perfilman di China sendiri atas keberadaan Mr. Yang,” kata Ketua Delegasi Indonesia Adisurya Abdy.

Hasil pertemuan menyepakati Mr. Yang diberi kesempatan selama setahun untuk menyelesaikan permintaan anggota. Untuk sementara, segala hal yang berkaitan dengan kepentingan organisasi ditangani oleh anggota senior FFAP dari Malaysia, Suhan Pansha.

Menurut Adi, yang menarik dalam pertemuan seluruh Ketua Delegasi adalah hadirnya anak-anak muda dari beberapa negara yang menjadi delegasi dalam FFAP Ke-57 ini. Anak-anak muda itu berasal dari Taiwan, Filipina dan Nepal. Dalam pertemuan mereka mempertanyakan penyelenggaraan FFAP yang terkesan kurang menarik dan kehilangan wibawa.

“Pertanyaan mereka bagus. Dan kita juga meminta mereka agar lebih aktif dan memberikan peran yang lebih besar, agar penyelenggaraan FFAP sesuai dengan keinginan mereka, dan tentu keinginan kita semua,” tambah Adi.

Pelaksanaan FFAP di Pnom Penh akan berlangsung hingga Minggu malam (30/7/2017). Acara Puncak akan diisi dengan pemberian award kepada seluruh pemenang, yang akan diumumkan nama-namanya besok di tempat yang sama. Tahun depan Nepal akan menjadi tuan rumah.

Share This: