Ketua Komite I DPD RI: Memperkuat KPK Wajib Hukumnya.

_

Gencarnya isu pelemahan KPK yang yang selalu muncul musiman dan dihembuskan oleh internal KPK (Komisioner, Penyidik dan Staf), yang akhirnya mendapat gelombang dukungan publik, jangan jadi modus operandi dan menjadi alat manipulatif untuk menutupi kelemahan KPK itu sendiri.

Hal itu ditegaskan oleh Ketua Komite I DPD RI Benny Rhamdani dalam siaran persnya. Benny meminta kepada siapapum , agar tidak coba-coba melemahkan KPK.

“Memperkuat KPK itu wajib hukumnya!” tandas Benny.

Menurut Senator asal Sulawesi Utara ini, pemberantasan korupsi yang sering dinilai bahkan oleh publik (dalam beberapa kasus) tampak tebang pilih dan bersifat sampling, itu bisa dinilai sebagai bentuk pelemahan KPK yang dilakukan oleh Internal KPK (Pimpinan dan Penyidik).

Buktinya Kasus besar seperti BLBI, Century, Hambalang, E-KTP, Proyek yang melibatkan Komisi V DPR RI dan beberapa kasus dugaan Kejahatan Korupsi besar lainnya, tidak ditangani oleh KPK. Lembaga anti rasuah ini seolah takut menyeret semua orang besar yang terlibat.

Akhirnya, melihat pemberantasan Korupsi yang terasa tebang pilih atau bersifat sampling, serta munculnya Gelombang teriakan Lawan Pelemahan KPK khususnya yang dilakukan oleh pihak internal KPK, tidak sekedar cara yang tampak dan terkesan manipulatif, tapi juga ibarat “maling teriak maling”.

Slogan KPK, “Jujur Itu Hebat” ternyata di distorsi oleh KPK sendiri. Dan pelemahan KPK sesungguhnya sudah lama terjadi dan dilakukan oleh KPK itu sendiri.

“Slogan Jujur Itu Hebat seolah-olah hanya seruan bagi pihak lain, tapi tidak berlaku bagi KPK itu sendiri. Sepertinya KPK Lupa, bahwa Prilaku Tidak Jujur itu adalah sifat yang hanya menjadi Miliknya Para Penipu dan Para Pecundang,” katanya.

Sekali lagi, tambah Benny, jika KPK tidak ingin dituduh banci, standar ganda dan manipulatif, mengapa setengah hati dalam pemberantasan korupsi dan takut menyeret semua perampok dan Penjarah uang negara yang terlibat dalam kasus BLBI, Century, Hambalang, E-KTP dan kasus kejahatan Penggarongan Uang Negara dan uang rakyat yang lainnya.

“Jika KPK tidak punya nyali menuntaskan dan menyeret seluruh yang terlibat dalam kasus BLBI, Century, Hambalang, E-KTP dan kejahatan Korupsi lainnya, maka sesungguhnya KPK sama Bajingan dan brengseknya dengan para koruptor itu sendiri!” tudingnya.

Benny menegaskan dirinya seribu perse mendukung KPK untuk tetap ada dan diperkuat kewenangannya. Tetapi tetap mengkritisi KPK secara kedalam adalah cara kita semua untuk menjaga KPK agar tidak lupa diri atas sejarah untuk apa dia dilahirkan, agar KPK tidak khianat atas mandat sucinya dan agar KPK tidak punah dari muka bumi dimana dia berada.

 

Share This: