Ketua Tim Lelang Proyek e-KTP akui Terima 40.000 Dolar

_

Ketua Lelang Proyek KTP Elektronik (e-KTP), Drajat Wisnu mengakui telah menerima uang sebesar USD 40.000 dari terdakwa kasus dugaana korupsi e-KTP Sugiharto.  Namun uang yang diterima dari Sugiharto itu, langsung disimpannya.

Pengakuan itu disampaikan Drajat di depan Majelis Hakim di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Kamis (20/4/2017).

 

“Tapi uangnya sudah kami kembalikan ke KPK,” bebernya.

Dirinya pun menjelaskan bahwa tidak ada pihak lain dalam hal ini anggota tim lelang, yang menerima uang dari Sugiharto.

“Kalau dari Pak Giarto langsung kayaknya gak ada,” katanyanya.

Sebelumnya Drajat membantah adanya penerimaan lain terkait proyek e-KTP. Namun, dalam surat dakwaan, Drajat disebut pernah menerima 75.000 dollar AS dari Sugiharto.

Uang tersebut berasal dari pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong. Dalam surat dakwaan, Drajat disebut diperkaya sebesar 615.000 dollar AS dan Rp 25 juta.

Berdasarkan perintah para terdakwa, Drajat memenangkan Konsorsium PNRI sebagai pemenang lelang. Padahal, konsorsium tersebut seharusnya tidak lolos dalam proses seleksi.

Dalam surat dakwaan Drajat disebut telah memperkaya diri sebesar 615.000 dollar AS dan Rp 25 juta.

 

Share This: