Komunitas Pecandu Buku Hadir Juga di Malaysia, Filiphina dan Taiwan

_

Komunitas Pecandu Buku adalah kumpulan remaja yang gemar membaca buku dan membuat karya melalui tulisan. Pada awalnya digagas oleh Fiersa Besari (founder) dan Aulia Angesti (co-founder) di Bandung pada tanggal 18 Juli 2015.

Komunitas ini tersebar di beberapa kota besar di Indonesia seperti Bandung, Jakarta, Makassar, Palembang, Manado, Sukabumi, Karawang, Yogyakarta, Purwokerto, dan Pekanbaru. Bukan hanya di Indonesia, KPB juga hadir di negara tetangga seperti Filipina, Taiwan dan Malaysia. “Untuk yang di luar negeri kebetulan orang-orangnya kebanyakan mahasiswa Indonesia yang kuliah di sana. Ada juga orang Indonesia yang kerja di sana. Jadi kita masih tetap pakai Bahasa Indonesia untuk bukunya.” Ungkap Anna selaku pengurus KPB cabang Bandung.

Eksistensi dari KPB juga dibuktikan dengan karya yang mereka buat. Saat ini sudah ada dua buah e-book yang dibuat yaitu Surat Untuk Februari (kumpulan surat) dan Booklet Kumpulan Puisi.

Untuk kegiatannya sendiri selama tahun 2016 kemarin sudah melaksanakan 12 kegiatan dengan tema yang berbeda setiap bulannya. Diantaranya, pembuatan booklet Surat Untuk Februari, membaca dongeng di panti asuhan, weminar jurnalistik, weekend camp dan pembuatan booklet berisi puisi.


Kegiatan weekend Camp KPB.

Anna juga menambahkan bahwa dalam waktu dekat akan dilaksanakan acara KPB, “kebetulan akan diadakan di Bandung sebagai kota penggagas awal Pecandu Buku pada 29 Januari 2017 yang bekerjasama dengan Eiger Adventure.”

Untuk bisa bergabung dan menjadi bagian dari komunitas ini bisa melalui 2 cara, yaitu mengulas buku yang sudah dibaca resensi seperti yang di-post di Instagram @pecandubuku atau melalui jalur donasi buku buku hibah disimpan di perpustakaan Pecandu Buku yang terdapat di beberapa kota seperti Bandung, Jakarta, Malang, Yogyakarta, Makassar, dan Manado.

Share This: