Konas III KPP Ditutup, Perempuan Parlemen Hasil Pemilu 2019 Diyakini Meningkat

Ketua Presidium KPP RI, GKR Hemas, Menutup Konas KPP III di Jakarta, Jum'at (17/11). - Foto: HJg
_

Konsolidasi Nasional (Konas) III Kaukus Perempuan Parlemen (KPP) RI resmi ditutup GKR Hemas, Jumat petang. Kepada para peserta, ia berpesan agar kembali ke daerah dengan selamat dan menjalankan rencana yang telah dibahas dalam pertemuan 16-17 November di Jakarta itu dengan hasil yang baik.

“Perempuan sudah waktunya dapat porsi yang lebih baik. Semua peserta yang bertahan dan tetap antusias hingga penutupan ini adalah para pelopor. Sudah waktunya, porsi perempuan di parlemen meningkat dengan kualitas yang lebih baik. Perempuan harus mengambil kesempatan membuat Indonesia yang lebih baik,’ kata ketua presidium KPP RI ini disambut tepuk tangan yang meriah.

Berdasarkan catatan, peserta yang hadir dari berbagai daerah mencapai sekitar 1.200 perempuan politik. Mereka berasal dari anggota DPD RI, DPR RI, dan DPRD tingkat I dan II. “Ini pun sudah susah mencegah yang daftar. Target kita tadinya cuma 300 peserta, paling banyak 500,” tutur Wa Ode Hamsinah Bolu, anggota DPD RI yang menjadi ketua panitia pelaksana Konas.

Selama Konas, peserta dibekali berbagai strategi dan taktik merebut suara untuk menang dalam Pemilu 2019. Mulai dari memahami regulasi pemilu, proses pencalonan dan peta daerah pemilihan, strategi dan manajemen kampanye, hingga pengawalan suara dan pengaduan kecurangan Pemilu. “Lengkap sekali sebagai bekal kita,” kata seorang peserta.

Konas ini memang menghadirkan narasumber kunci di bidang politik dan Pemilu. Tercatat menjadi pembicara Ketua MPR Zulkifli Hasan, Mendagri Tjahjo Kumolo, Ketua Pansus RUU Pemilu, Lukman Edy, Komisioner KPU, Hasyiem Asyari, Komisioner Bawaslu, Ratna Dewi, Menteri Pemberdayaan Perempuan, Yohana Susana Yembise, dan para ahli serta fasilitator yang bergelut dengan masalah Pemilu.

“Kita berharap Pemilu 2019 menghasilkan lebih banyak perempuan di parlemen karena suaranya dapat mewakili semua pihak. Pada Pemilu lalu, jumlah peserta perempuan meningkat, namun yang berhasil masuk parlemen menurun dibandingkan pemilu sebelumnya. Kita belajar dari kenyataan itu,” tutur GKR Hemas.

Melihat antusiasme dan keseriusan peserta, Hemas menyatakan kebahagiaannya karena itu menunjukkan kesadaran politik perempuan terus meningkat. “Ini perkembangan yang bagus. Semoga terus meningkat. Yakinlah, kita dapat membuat Indonesia lebih baik,” katanya lagi menyakinkan para peserta yang terus bertepuk tangan sepanjang acara penutupan.

Share This: