KPK akan Periksa Emirsyah Satar Hari Ini

Emirsyah Satar (berdiri) dalam sebuah acara ketika masih menjabat sebagai Direktur Utama Garuda Indonesia (Foto" portalimage.com)
_

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan akan menjalani pemeriksaan terhadap mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia, Emirsyah Satar, Jumat.  Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara KPK Febri Diansyah.

“Benar, diagendakan diperiksa hari ini untuk pertama kali sebagai tersangka,” ujar Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (17/2/2017).

Emirsyah diduga menerima suap saat PT Garuda Indonesia membeli pesawat Air Bus dari Rolls Royce. Dalam perkara bernilai jutaan dolar ini, KPK juga menjerat Seotikno Soerdarjo, Beneficial Owner Cannaught Internasinal Pte. Ltd sekaligus pendiri PT Mugi Rekso Abadi, sebagai tersangka karena perusahaannya merupakan pemberi sekaligus perantara penyuapan oleh Rolls Royce.

Emirsyah diduga menerima suap dari Soetikno dalam bentuk uang sebanyak 1,2 juta euro dan US$180 ribu atau setara dengan Rp20 miliar. Ia juga diduga menerima suap dalam bentuk barang senilai US$2 juta.

Penyuapan itu diduga diberikan dalam rentang 2005 hingga 2014 pada saat Emirsyah masih menjabat sebagai Dirut Garuda, dengan tujuan agar Garuda membeli mesin pesawat hasil produksi Rolls Royce.

Akibat perbuatannya, Emirsyah disangkakan melanggar pasal 12 huruf a atau pasal 12 huruf b atau pasal 11 UU No 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo pasal 64 ayat (1) KUHP.

Sedangkan Soetikno dijerat dengan pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau pasal 13 UU No 20 tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 jo pasal 64 ayat (1) KUHP.

 

 

Share This: