KPK Cekal Istri Siri Andi Narogong

_

Pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pencegahan terhadap  dua saksi kasus dugaan korupsi pengadaan KTP elektronik (e-KTP). Masing-masing   istri siri  Andi Agustinus (Andi Narogong), Inayah, dan Raden Gede. Keduanya diceah untuk bepergian keluar negeri.

Kedua saksi  dicegah ke luar negeri karena dibutuhkan penyidik untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Terhitung sejak 6 April 2017, KPK meminta Imigrasi mencegah 2 orang saksi untuk 6 bulan ke depan. Dua orang yang dicegah itu adalah Inayah dan Raden Gede, untuk kasus e-KTP dengan tersangka AA,” ungkap Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, di Jakarta, Senin (10/4/2017).

 

Menrut Febri, kedua saksi sebelumnya berlamat rumah di  Tebet,  termasuk lokasi yang digeledah KPK sebelumnya,” ungkap Febri.

Sebelumnya, Andi ditangkap di kawasan Jakarta Selatan pada Kamis (24/3) siang. Dia ditangkap tak lama setelah Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) untuknya diteken pimpinan KPK.

Andi Narogong merupakan tersangka ketiga dalam kasus e-KTP ini. Sebelumnya penyidik telah menetapkan dua mantan  pejabat Kemendagri, Irman dan Sugiharto sebagai tersangka, dan kini tengah menjalani proses persidangan.

Pada saat melakukan penangkapan KPK menemukan barang bukti elektronik dan juga uang sebesar 200 ribu dolar AS yang kemudian kami lanjutkan dengan proses penyitaan selanjutnya.

KPK melakukan penyitaan barang bukti elektronik dan juga sejumlah dokumen, setelah melakukan penggeledahan Kamis (23/3) malam.

Share This: