KPK Fokus Telusuri Pihak Pemberi Salinan BAP ke Tersangka Markus Nari

_

Pasca penetapan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Anggota Komisi II DPR, Markus Nari. Pihak KPK fokus menelusuri pihak yang memberikan Markus Nari Salinan Berita Acara Pemeriksaan Markus sebagai saksi dalam kasus e-KTP.

 

“Saat ini kami fokus ke salinan (copy) BAP dan sumber BAP tersebut dalam penyidikan ini, kami pun akan kumpulkan data sebanyak mungkin mengingat proses pelimpahan terjadi kontrol berkas perkara yang ada tidak sepenuhnya ke KPK lagi karena sudah serahkan ke pihak terkait dan harusnya jaga integritas,” ungkap Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (2/6/2017).

 

Seperti diketahui, Markus diduga dengan sengaja mencegah, merintangi atau menggagalkan secara langsung dan tidak langsung pemeriksaan dalam indikasi penyidikan pemberian keterangan yang tidak benar dengan tersangka MSH dan terdakwa Irman dan Sugiharto dalam persidangan e-KTP.

 

Dijelaskan Febri, usai melakukan penyidikan terhadap MSH dan sejumlah saksi, MN diduga mencoba mempengaruhi salah satu terdakwa dalam kasus e-KTP untuk memberikan keterangan yang tidak benar terkait dengan posisi MN dalam rangkaian besar proses e-KTP ini.

 

“MN mencoba mempengaruhi saksi termasuk kaitan dalam proses penyidikan yang sedang berjalan dengan tersangka MSH,” jelas Febri.

 

Hal ini terungkap pasca penyidik KPK telah menggeledah rumah Markus pada 10 Mei lalu berkaitan dengan kasus dugaan pemberian kesaksian palsu yang menjerat Miryam di kediaman pribadi dan rumah dinas Markus Nari di Kalibata, Jakarta Selatan. Dari pennggeledahan tersebut KPK menyita sejumlah barang bukti termasuk salinan BAP Markus dalam kasus dugaan korupsi e-KTP.

 

“Kita menemukan dokumen dan barang bukti elektronik berupa HP dan USB. Salah satu dokumen yang kita temukan adalah copy BAP dari saksi Markus saat dalam proses pemeriksaan di penyidikan kasus e-KTP,” kata Febri, Rabu (31/5) lalu.

 

Pihak KPK pun juga, tengah fokus terhadap bukti-bukti awal yang didapatkan untuk meningkatkan ke penyidikan yaitu salah seorang terdakwa dalam persidangan nama MN sudah muncul dalam dakwaan diduga ada hubungan transaksional.

 

“Kami menemukan ada indikasi mempengaruhi terdakwa, dan pencabutan keterangan Miryam di sidang Tipikor dan penyidikan kasus tersangka MSH. Sebagian dalam kasus MSH jgua akan diperiksa dalam kasus ini agar membuat lebih terang dalam perisitwa-peristiwa tersebut tapi kalau menemukan ada pihak lain dan ada terkait dengan pencabutan keterangan akan didalami sekarang masih fokus,” tegasnya.

Share This: