KPK geledah Kantor Soetikno di TB Simatupang

_

Hari ini Penyidik KPK, lakukan penggeledahan kembali di kantor Direktur Utama PT Mugi Rekso Abadi Soetikno Soedarjo di Kawasan Tanjung Barat Jakarta Selatan.

Penggeledahan yang dilangsungkan sejak pukul 13.00 dan masih berlansung sampai saat ini (19.24 WIB) terkait dengan penyidikan terhadap SS.

“Hari ini penyidik melakukan penggeledahan di kantor PT Mugi Rekso Abadi (PT. MRA) dan PT Dimitri Utama Abadi (PT. DUA)di Wisma MRA, TB. Simatupang Jakarta Selatan. Penggeledahan dilakukan karena ada fakta yang ditemukan penyidik, data dan dokumen terkait perkara yang masih tersimpan di kantor PT MRA dan PT DUA tersebu” ungkap Juru Bicara KPK, Febri Diansya di KPK, Jakarta, Rabu (26/4/2017).,” bebernya.

 

 

Sebelumnya penyidik telah melakukan penggeledahan pada kantor tersebut pada tanggal 18-19 Januari 2017 lalu. Saat itu penyidik KPK menyita sejumlah dokumen terkait data perusahaan milik tersangka di Singapura, data kepemilikan aset, data perbankan, dan barang-barang elektronik (hardisk).

“Saat ini tim masih mengolah data dan informasi yang telah dimiliki, juga terus berkoordinasi dengan otoritas di beberapa negara terkait aset-aset berupa apartemen, uang di rekening dan lainnya yang telah diamankan pemerintah Singapura,” ungkapnya.

Sebelumnya KPK telah menetapkan Emirsyah Sattar sebagai tersangka, dengan dugaan menerima suap dalam bentuk transfer uang dan aset yang nilainya diduga lebih dari 4 juta dollar AS, atau setara dengan Rp 52 miliar dari perusahaan asal Inggris Rolls-Royce.

Selain Emir, KPK juga menetapkan Soetikno Soedarjo sebagai tersangka, karena diduga bertindak sebagai perantara suap.

KPK menduga suap tersebut terkait pengadaan mesin Rolls-Royce untuk pesawat Airbus milik Garuda Indonesia pada periode 2005-2014.

Uang dan aset yang diberikan kepada Emirsyah Satar oleh Rolls-Royce diduga agar perusahaan asal Inggris tersebut menjadi penyedia mesin bagi maskapai penerbangan nomor satu di Indonesia.

 

Share This: