KPK Geledah Rumah Anggota DPR Markus Nari

_

Untuk mendalami penyebab mantan anggota Komisi II DPR Miryam S Haryan (MSH)  memberikan keterangan tidak benar dalam persidangan kasus  e-KTP beberapa waktu lalu, Penyidik KPK lakukan penggeledahan di rumah anggota DPR , Markus Nari.

Penggeledahan dilakukan di rumah pribadi dan rumah dinas Markus di Kalibata, Jakarta Selatan

Dalam penggeledahan tersebut penyidik KPK menemukan beberapa dokumen dan barang bukti lainnya berupa handphone dan USB.  Salah satu dokumen yang ditemukan asalah salinan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dari saksi Markus Nari dslam penyidikan kasus e-KTP.

“Kita akan dalami lebih lanjut dari para saksi atau info lain, salinan BAP itu didapatkan darimana dan apakah ada kaitannya dengan pristiwa ketika Miryam mencabut keterangannya di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dalam kasus itu. Kami akan lakukan pencarian info lebih lanjut dan sudh memeriksa sejumlah saksi,” papar Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (31/5/2017).

 

 

Ketika menjadi saksi Dalam persidangan kasus e-KTP di Pengadilan Tipikor, Miryam S Haryani  dinilai telah memberikan keterangan tidak benar atau keterangan palsu. Terdakwa mantan pejabat Direktorat Jendral Kependudukan dan Catatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri Irman dan Sugiharto.

Dalam persidangan kala itu, Miryam membantah seluruh BAP yang telah diberikannya kepada penyidik. Menurut Miryam, keterangannya yang dicatat dalam BAP  tidak benar. Miryam  mengaku ditekan oleh penyidik KPK. Buntut dari pernyataanya itu, Miryam mencabut seluruh BAP yang telah diberikannya.

 

Share This: