KPK Masukan Miryam ke Dalam Tahanan

_

Tersangka Pemberi Keterangan Palsu pada persidangan kasus e-KTP pada (23/3) lalu, Miryam S. Haryani langsung ditahan di Rutan KPK untuk 20 hari ke depan.

Sebelumnya KPK melakukan pemeriksaan selama 5 jam terhadap mantan anggota Komisi II DPR itu. Usai menjalani pemeriksaan, Miryam S. Haryani, langsung ditahan dan langsung dibawa ke rutan KPK. Dirinya keluar dari Gedung KPK pada pukul 21.29 WIB dan langsung mengenakan baju tahanan KPK.

“Tersangka MSH dilakukan penahanan untuk 20 hari ke depan di Rutan Klas 1 Jakarta Timur cabang komisi pemberantasan korupsi,” ungkap Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Senin (1/5/2017).

Ketika keluar, politisi dari Partai Hanura tersebut sempat berbicara sedikit tentang kepergiannya selama 4 hari kemarin. Miryam mengaku tidak ada orang yang menyuruhnya untuk menghindari penyidikan KPK.

“Nggak ada. Saya lagi liburan sama anak-anak,” ungkapnya saat keluar dari Gedung KPK, Senin (1/5/2017).

Seperti diketahui, mantan anggota Komisi II DPR tersebut memberikan keterangan palsu pada persidangan (23/3) lalu. Dalam persidangan dirinya mengutarakan bahwa keterangan dalam BAP yang telah diberikannya ke penyidik dibuat atas tekanan oleh penyidik.

Dalam persidangan itu pula, Miryam mengutarakan bahwa dirinya tak tahu-menahu mengenai pemberian uang dalam kasus e-KTP.

Setelah berstatus tersangka, Miryam kemudian dipanggil penyidik KPK pada hari Kamis, 13 April, dan Selasa, 18 April. Namun Miryam tak memenuhi panggilan. Akhirnya hari ini Miryam dimasukkan dalam daftar pencarian orang (DPO).

Dini hari tadi pada pukul 00.20 WIB pokisi bersama dengan KPK menangkap srikandi Partai Hanura tersebut di sebuah Hotel di Kawasan Kemang Jakarta Selatan.

 

Share This: