KPK Tambah Masa Penahanan Choel Mallarangeng

_

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penambahan masa penahanan kepada tersangka dugaan kasus korupsi Pembangunan Hambalang Tahun 2010-2012, Andi Zulkarnaen “Choel” Mallaranggeng (AZM).

“Penahanan AZM diperpanjang untuk 40 hari ke depan,” ungkap Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jumat (24/2/2017).

Usai jalani pemeriksaan tersangka, Choel malah senyam-senyum. Ia mengaku tengah bahagia karena proses hukum yang dilaluinya kini telah memasuki tahap berikutnya.

“Syukur alhamdulillah masa 20 hari penahanan saya telah tiba waktunya. Artinya argo sudah jalan. Berapapun masa penahanan saya nantinya 20 hari telah berkurang,” ungkapnya saat meninggalkan Gedung KPK, Jakarta, Jumat (24/2/2017).;

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sendiri resmi menahan Andi Zulkarnaen Mallarangeng alias Choel Mallarangeng, Senin, (6/2/2017) atas kasus dugaan korupsi Pembangunan Hambalang Tahun 2010-2012 .

Dia diduga melakukan perbuatan melawan hukum dan menyalahgunakan wewenang untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain atau korporasi.

Akibat perbuatannya Choel disangkakan melanggar pasal 2 atau pasal 3 Undang-undang Pemberantasan Korupsi juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Choel sendiri telah mengajukan diri sebagai justice collaborator (JC) sejak Desember tahun lalu

Ketika ditanya apakh pengajuan menjadi JC yang berarti dirinya akan membantu KPK untuk memberikan keterangan seluas-luasnya, dalam mengungkap aktor-aktor di balik kasus proyek Hambalang, Choel tidak menjawab. Begitu pula ketika nama Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey dikaitkan dengan kasus Hambalang.

“Saya pikir Anda sudah mengikuti hambalang lima tahun yah. Sudah tardaftar nama-nama di dakwaan, bukti-bukti sudah terbuka di persidangan, kan sudah jelas,” tukasnya.

Share This: