KPK pertanyakan Keabsahan Pansus DPR Hak Angket KPK

_

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih pertanyakan keabsahan Panitia Khusus (Pansus) hak angket KPK yang hari ini telah mulai berjalan di DPR.

Febri mengatakan, sampai saat ini, KPK masih memantangkan sikap apa yang akan diambil KPK mengenai pansus hak angket.

“Sebelum itu, kita bicara dulu apakah pansus hak itu sah atau tidak. Saya kira kepolisian adalah teman-teman penegakkan hukum yang memiliki aturan yang berlaku. Kita juga sering berkoordinasi dengan pihak kepolisian.  Apabila pihak yang ingin panggil paksa, kewenangannya masih dipertanyakan soal keabsahannya.  Kita tentu belum bisa bicara sejauh itu,” jelasnya.

Pernyataan Febri sekaligus menanggapi pernyataan Wakil Ketua Pansus KPK di DPR, Risa Mariska, yang menyebut Pansus akan meminta bantuan pihak kepolisian untuk memanggil paksa KPK jika tiga kali berturut-turut tidak hadir dalam rapat.  KPK melalui Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mempertanyakan keabsahan atau legalitasnya terbentuknya pansus tersebut.

Sejauh ini, menurut Febri, KPK belum berandai-andai sah atau tidaknya pansus tersebut.

“Kami masih melakukan kajian dan sedang finalisasi kajian itu apakah pansus ini akan menjalankan kegiatannya sesuai dengan kewenangannya atau tidak. Kalau kemudian ternyata menjalankan tidak sesuai dengan kewenangan tentu saja itu tidak tapi nanti kami liat lebih lanjut bagaimana sikap final dari KPK,” tegasnya.

 

 

Share This: