KPK Tetapkan 4 Tersangka Dalam kasus Suap di Kementerian Desa

_

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan empat orang tersangka dari BPK dan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) sebagai tersangka kasus suap stasus Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal.

“Setelah melakukan pemeriksaan selama 1×24 jam, gelar perkara disimpulkan ada penerimaan janji atau hadiah, KPK dan meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan. KPK akan menetapkan 4 tersangka yakni RS (Rochmadi Saptogiri) Auditor BPK, ALS (Ali Sadli) Auditor BPK, SUG (Sugito) Irjen Kemendes Eselon I, dan JBP (Jarot Budi Prabowo) Eselon III Kemendes,” ungkap Ketua KPK, Agus Raharjo di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu sore (27/5/2017).

Agus menjelaskan, kasus ini bermula pada Maret 2017, yang dilakukan pemeriksaan terhadap laporan Kemendes tahun 2016 yang dinyatakan Wajar Dengan Tanpa   Pengecualian (WDTP) . Dalam rangka memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian, SUG melakukan pendekatan khusus ke auditor BPK.

Terkait dengan persoalan tersebut,  pada Jumat kemarin (26/5) KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di 2 lokasi, yakni di kantor BPK di Jendral Gatot Subroto Jakarta Selatan pada pukul 15.00 WIB dan Kantor Kemendes PDTT di Kawasan TMP Kalibata Jakarta Selatan pada pukul 16.20 WIB. Dalam OTT itu KPk mengamankan Irjen Kemendes PDTT, SUG.

“Kami melakukan penyegelan di sejumlah ruang, 2 ruangan di kantor BPK. Dala, penggeledahan KPK menemukan uang sebesar Rp 40 juta di ruang kerja ALS. Uang itudiduga bagian dari total komitmen Rp 240 juta, yang sebelumnya pada awal Mei telah diserahkan uang sebesar Rp k3ƩbƎqvKdՇ/?Ju#3R;cr]#qE/ݴLh)r’.`,([i4%Q

Share This: