Kreatifitas Marjinal Mengolah Sampah Bernilai Tinggi

_

Pernakah anda mendengar grup band marjinal? Grup band yang didirikan pada tahun 1997 ini memang merupakan grup band bergenre punk. Dengan gaya seperti kebanyakan anak punk pada umumnya mereka sering di pandang sebelah mata. Namun siapa sangka di balik penampilannya mereka memiliki sisi positif yaitu daur ulang sampah.

Berbagai jenis kerajinan dari sampah seperti sampah plastik, kaleng dan sejenisnya mereka olah menjadi sesuatu yang berguna.
Salah satunya gelang tangan, produk olahan sampah dari bungkus kopi ini bisa bernilai 50 ribu per gelang.
” Pas pergi ke Jepang aksesoris yang paling laku itu gelang tangan. Kami menjual seharga 500 yen jika di rupiahkan 50 ribu,” Ujar Bob saat ditemui pada Senin(9/1) di Markas Taring Babi Jakarta Selatan.

Ia juga menambahkan bahwa bahan yang diperoleh berasal dari limbah plastik yang berada di setu Babakan, Srengseng Sawah, Jakarta Selatan
” Iya limbah plastik diambil dari sampah yang berasal di Setu Babakan, biasanya kita kerjasama dengan anak-anak lingkungan sekitar buat ngumpulin sampah,” Tambahnya.

Kegiatan positif ini juga kerap kali dilakukan oleh para personil marjinal di waktu senggang mereka, seperti membaca bersama anak-anak warga sekitar sampai rapat karang taruna bersama.

Share This: