“Kucumbu Tubuh Indahku” Wakili Indonesia ke Piala Oscar

_

Komite Oscar 2020 atau The Indonesian Academy Awards Selection Committee akhir memuilih film “Kucumbu Tubuh Indahku” karya Garin Nugroho, untuk mewakili Indonesia ke ajang Oscar ke-92 atau 92nd Oscars International Feature Film Award.

Film yang mengisahkan tentang perjalanan hidup penari lengger tersebut menyisihkan dua film lainnya yang diseleksi, yakni “27 Step of May” (Ravi Bharwani) dan “Ave Maryam” (Robby Ertanto).

Pengumuman film terpilih disampaikan oleh Komite Oscar 2020 di Lounge XXI Plaza Senayan, Jakarta, Selasa (17/9/2019).

Komite Seleksi Film Nasional terdiri dari: Christine Hakim selaku Ketua; Sheila Timothy selaku Sekretaris; Firman Bintang, R623 Rahadian, Mathias Muchus, Lola Amaria, Roy Lolang, Benny Setiawan, Adisurya Abd)’, Fauzan ZidNi, Benny Benke, Alim Sudio dan Thoersi Argeswara.

“Film ini dipilih karena bukan saja berbicara tentang masalah sosial, kekuasaan, di mana yang kuat berkuasa, menampilkan budaya Indonesia, dan tetapi juga menggambarkan masalah batin seseorang,” papar Ketua Komite Seleksi, Christine Hakim.

“Kucumbu Tubuh Indahku” merupakan wakil Indonesia ke-22 di ajang Oscar, sejak pertama kali film Indonesia berpartisipasi melalui film “Naga Bonar” (1987).

Persatuan Perusahaan Film Indonesia (PPFI) merupakan institusi yang ditunjuk oleh panitia Oscar untuk menyeleksi film dan memilih satu judul film yang akan didaftarkan. Selebihnya pihak produser sendiri yang akan berurusan dengan panitia Oscar di Amerika.

Namun dibutuhkan biaya besar bagi sebuah film untuk berkompetisi di ajang Oscar, khususnya untuk biaya pemutaran film untuk juri dan promosi.

Kasub Tenaga Perfilman Pusbang Film Puspa Dewi menegaskan, Pusbang Film membantu proses penyeleksian film untuk Oscar. Pusbang Film berkomitmen untuk membantu film-film yang akan diberangkatkan, hingga tahap promosi di ajang Oscar.

“Pastilah Pusbang akan membantu, tetapi berapa biaya yang dianggarkan, tidak bisa kami sebutkan di sini,” kata Dewi.

Mengingat besarnya biaya yang dibutuhkan, Ketua Umum PPFI H. Firman Bintang yang menjadi Ketua Pansel Oscar berharap, ada keterlibatan dari beberapa kementerian untuk mendukung.

“Saya kira jangan hanya Kemendikbud saja, Kemenpar atau Kemendagri harus bahu membahu. Dan ke depan harus ada badan sendiri untuk mengurus film-film yang akan dibuat untuk mengikuti Oscar,” kata Firman.

Share This: