Kunjungan Raja Salman Jadi Ajang Promosi Bali

Foto istimewa
_
Foto istimewa

Kedatangan Raja Arab Saudi, Salman  bin Abdulazis al-Saud akan  ke Bali tanggal 4 – 9 Maret 2017, akan menjadi ajang promosi Bali secara gratis kepada dunia, khususnya masyarakat Timur Tengah.

Kepala Dinas Pariwisata Bali, Anak Agung Gede Yuniartha Putra mengatakan hal itu, ketika dihubungi  balaikita, Jumat (3/2/2017).

“Saya menanggap ini promosi gratis bagi Bali. Tentu nanti kita harap nanti akan diikuti oleh rakyat dan negara-negara yang ada di jazirah Arab, agar datang ke Bali juga. Rajanya aja berani datang ke bali masa rakyatnya ga berani,” katanya  melalui pesan singkat.

Seperti dijelaskan sebelumnya, usai melakukan kunjungan kenegaraan di Jakarta, Raja Salman beserta rombongan direncanakan akan berlibur ke Bali mulai esok hingga tanggal 9 Maret 2017.

Dinas Pariwisawat Bali  belum mengetahui destinasi mana saja  yang akan dikunjungi Raja Arab tersebut bersama dengan para rombongannya. Yang jelas  semua destinasi akan tetap terbuka untuk umum.

“Saya belum mendapatkan informasi destinasi mana saja yang akan didatangi Raja Salman dan rombongan, selama di Bali,  karena ini mungkin dirahasiakan oleh intelijennya. Tetapi  kami tidak ada menutup destinasi-destinasi wisata yang ada di Bali,” lanjutnya.

Selama berada di  Bali, Raja Salman  akan menyewa 360 unit mobil mewah untuk mengangkut 1.500 rombongan kerajaan saat akan berlibur di Bali. Selain  kendaraan mewah tersebut, rombongan juga menyewa 20 bus dan 45 truk.

Agung menjelaskan, truk tersebut akan digunakan untuk mengangkut barang-barang Raja Salman beserta menteri dan pangerannya. Untuk mobil, pihak rombongan membawa mobil anti peluru sendiri khusus untuk Raja Salman, yang juga sudah berada di Bali saat ini.

Kendaraan-kendaraan itu, menurut Yudhistira, berasal dari luar pulau Bali, dan sudah tiba sejak tanggal 16 Februari lalu.

 

“Kendaraan Raja sudah ada dua mobil mewah berjenis Mercy S600 yang sudah stand by di Bali,” katanya.

Untuk pengamanan Raja Salman selama di Bali, Polda Bali telah menyiapkan personel yang lebih banyak dari jumlah rombongan Raja Salman. Selain itu, juga akan dilakukan rekayasa lalu lintas untuk rombongan dari jalan-jalan sekitar hotel mereka menginap, yang direncanakan akan menginap di St. Regis Bali.

“Mereka ada 1.500 orang dan kita pengamanan rencananya akan lebih dari itu. Yang pasti, pengamanan dari fisik yang bersangkutan dan lokasi tempat beliau menginap serta berkunjung. Lalu lintasnya nanti juga direkayasa agar semua bisa lancar,” kata Kabid Humas Polda Bali AKBP Hengky Widjaja.

“Kami juga berkoordinasi dengan pihak mereka terkait agenda apa saja di Bali dan Raja mau berwisata ke mana saja,” tambahya.

Hari ini Kementerian Perhubungan melalui Kepala Biro Komunikasi dan Informasi publik, J.A. Barata, telah mengeluarkan Notam Nomor A0705/17 di Bandara Internasional Ngurah Rai.

“Penerbangan di Bandara Internasional Ngurah Rai Bali diperkirakan mengalami keterlambatan pada 4 Maret 2017 pukul 19.15 WITA s.d 20.00 WITA karena adanya kegiatan VIP,” ungkapnya.

Share This: