Kurang Gizi, Nazwa Kembali Dirawat di RSUD Pandeglang

_

Khoirotun Nazwa, balita berusia 1,9 bulan menderita kekurangan gizi, kembali dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Berkah, Kamis (19/7). Nazwa adalah anak dari pasangan Komarudin (45) dan Enong (38), warga Kampung Pasir Pendey Desa Cililitan Kecamatan Picung.

Enong (38) Ibu dari Khoirotun Nazwa menjelaskan kejadian awal mula anaknya sakit, hingga di fonis kurang gizi. “Pada usia 5 bulanan Nazwa sering sakit panas, saya sering kontrol kepuskesmas bahkan sempet dirawat juga di RSUD. Hingga pada akhirnya kondisinya terus menurun seperti ini,” ungkapnya.

Dirut RSUD Berkah dr. Firman membenarkan jika Nazwa ini pernah dirawat di RSUD kurang lebih enam (6) bulan yang lalu.

“Setelah membaik, kita kembalikan kepuskesmas yang menanganinya. Nah tiba – tiba dirujuk sudah kondisi seperti ini,” ungkapnya.

Terkait kondisi Nazwa saat ini, Firman akan berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan perawatan kepa Nazwa agar kondisinya membaik.

“Kalo fisik insya Allah kami akan berupa semaksimal mungkin salah satunya dengan fisio tefapi. Namun balita itu dari sejak lahir sudah di diagnosa Down Syndrom, tapi kami tetap akan berupaya,” tukasnya.

Melihat kondisi Khoirotun Nazwa, Bupati Pandeglang Irna Narulita meminta kepada Direktur Utama (Dirut) RSUD Berkah dr. Firman, agar fokus menangani balita yang kekurangan gizi tersebut.

Menurut Irna ia selalu mengkhawatirkan kondisi kesehatan masyarakat. Itulah sebabnya mengapa ia selalu mengingatkan para Koordinator Wilah (Korwil) kesehatan, untuk intens mendata masyarakat yang memiliki penyakit akut.

“Tadi saya tegur langsung Korwilnya, mengapa ada balita seperti ini tidak cepat ditangani,” tandas bupati ketika mengunjungi Nazwa di RSUD.

Melihat anaknya dikunjungi orang nomor satu di Pandeglang, Kamarudin (45) Bapak dari balita Khoirotun Nazwa mengucapkan sangat senang.

“Kami sangat senang ada Ibu Bupati. Terimakasih Pemerintah sudah perduli kepada kami,” ungkapnya. (Rohim)

 

Share This: