Ketum Pafindo Dapat Penghargaan Dari Kerajaan Kutai dan YPAI

Ketua Umum Pafindo RM Bagiono (baju putih) berfoto bersama artis Dharti Manulang dan beberapa artis lainnya, usai menerima penghargaan dari YPAI dan Kerajaan Kutai Kartanegata, Sabtu (2/5/2018) sore.
_

Tak ada perbuatan yang sia-sia. Atas keperduliannya terhadap anak yatim dan kaum dhuafa selama ini, Ketua Umum Pafindo RM Bagiono kembali mendapat penghargaan. Kali ini Gion, begitu panggilannya, mendapat penghargaan dari Yayasan Perduli Anak Indonesia (YPAI) pimpinan artis dan produser senior Erna Santoso.

Pemberian penghargaa  itu bersamaan dengan digelarnya acara “Buka Bersama 1000 Anak Yatim, Dhuafa dan Penyandang Cacat”, Sabtu (2/6/2018l  di Lodge Golf Jagorawi Kranggan Citeurep, Bogor.

Acara itu juga dihadiri oleh selebritis dan beberapa tokoh yang pada sore kemarin mendapat piagam penghargaan dari Yapena maupun institusi lain. Selaian dari YPAI, Ketua Pafindo RM Bagiono, SH juga mendapat penghargaan dari dan Kerajaan Kutai Kartanegara, atas karya baktinya pada bidang kemanusiaan dan keperdulian terhadap anak-anak kurang beruntung.

“Ini adalah penghargaan untuk seseorang yang selama ini perduli dengan anak anak yatim dan kaum dhuafa. Dan kami juga bersyukur ada apresiasi dari kerajaan Kutai,” kata Bagiono kepada balaikita usai menerima penghargaan.

Menurut Gion, secara pribadi atau mewakili Pafindo,  secara konsisten dirinya akan memperhatikan anak-anak yatim dan kurang beruntung, dalam kegiatan-kegiatan sosial lainnya, khususnya di bulan Ramadhan.

“Kita tahu ada anak-anak yang kurang beruntung dan kita memberikan perhatian. Alhamdulillah Yapena memberikan penghargaan kepada kita sebagai organisasi atau perorangan dengan kegiatan yang perduli dengan anak anak yatim piatu,” ujarnya.

 

Di luar acara hari, Gion menambahkan,  Pafindo  juga akan mengadakan acara sendiri untuk anak-anak yatim piatu, yang akan diadakan dalam waktu dekat.

Pengurus teras Pafindo Tia Subiyakto yang ikut datang ke Golf Jagorawi ke arin menegaskan dirina juga menyampaikan ide-ide bagaimana agar Pafindo sebagai organisasi artis dan pekerja film merancang acara untuk berbagi dengan orang-orang yg tidak mampu di bulan Ramadhan.

Berbicara tentanb program Pafindo ke depan. Menurut Gion, pengurus organisasi akan mengevaluasi pembuatan film pendek yang telah dibuat oleh anggota dan diperlombakan. Hasil evaluasi itu akan kami jadikan dasar untuk membuat kegiatan ini menjadi rutin.

“Sebagai organisasi kita merasa perlu memberikan pembekalan kepada anggota bagaimana membuat yang baik. Kita memulainya dari film pendek ini dulu. Tidak tertutup kemungkinan program ini akan kami kembangkan ke luar di mana masyarakat akan kami ajak berpartisipasi. Tahun ini juga ada keterlibatan orang luar, yakni Mas Arya Kusumadewa sebagai juri, Mbak Tia dan saya sendiri,” papar Gion. (*)

 

 

Share This: