Mainan Kayu Jenis “Bajaj” Banyak Diminati Turis Asing

_

Meski mainan kayu jarang diminati oleh pembeli, namun mainan ini diminati oleh turis asing. Penjual mainan kayu Sukma mengatakan jika hari weekend pembeli tidak hanya berasal dari lokal saja melainkan mancanegara.

“Tiap hari minggu banyak orang bule beli, sama orang bule kita hargai lebih mahal 25 ribu ketimbang orang kita”, ujarnya

Umumnya, turis asing membeli mainan kayu dikarenakan sudah jarang mainan tradisional di Jakarta yang menggunakan bahan kayu. Pembeli biasanya berasal dari Perancis, Belanda, Jerman. Mereka membeli mainan kayu jenis bajaj seharga 75 ribu.

penjual mainan kayu, Sukman sedang memperbaiki mainan kayu yang rusak

“Kebanyakan dari mereka beli bajaj,saya hargai 75 ribu kalo sama orang bule, kalo sama orang kita 55 ribu, mentok-mentok 45 ribu lah. Mereka (turis asing) sekali beli 2 atau 3. Kalo orang Belanda biasanya beli mobil jenis pikc up buat di pajang disana (Belanda),” Sambungya.

Disamping itu dirinya tetap bersyukur dan yakin bahwa mainan tradisional tidak kalah dengan mainan modern saat ini. Ia tetap yakin bahwa rezeki sudah ada yang mengatur

“Namanya rejeki Allah yang ngatur, yang penting kita yakin semangat kerja, Insya Allah laku, kalo males juga kerja lakunya juga kurang.Kalo takut sama mainan luar sama aja gak percaya diri, ibarat perang udah kabur duluan,” tutupnya.

Share This: