Marfuah Panji Astuti meluncurkan buku “Journey to Andalusia”

_
Marfuah Panji Astuti atau biasa dipanggil Uttiek Herlambang adalah sulung dari 6 bersaudara dari pasangan (alm) Drs. H.M. Ibnu Sholeh dan Hj. Harsini Ibnu Sholeh. Uttiek saat ini bekerja sebagai wartawan di Kelompok Kompas Gramedia.
Ketertarikannya di dunia jurnalistik dimulai saat menyaksikan siaran langsung perang Irak-Iran medio 80’an dalam program TV Dunia Dalam Berita. Sejak itu, jika ditanya soal cita-cita ia akan menjawab menjadi wartawan perang. Selain menjadi wartawan, dia juga penikmat buku.
Sebagai seorang jurnalis, ia suka mencatat apa saja dari perjalanan, bon belanja dan lainnya. Catatan semua perjalanannya ia tulis di handphone Blackberry-nya, lalu ia tuang ke blog pribadi.

Dalam buku setebal 192 halaman, Uttiek bercerita mengenai perjalanannya dalam merekam jejak Islam di Andalusia. Gaya bertutur naratif deskritif, memperkenalkan dan membayangkan tentang Andalusia

Di bab “Jatuh Cinta di Alhambra” ia terkesima dengan indahnya istana Al-hambrah, tidak hanya arsitektur tapi teknologinya juga menarik.
Sebelum melakukan perjalanan, ia selalu mencari referensi selama 1 tahun tentang Andalusia, dan ketika sampai disana ia hanya mengkonfirmasi tempat dan menelusuri sejarah Islam yang ada disana.
” Perjalanan dimulai tahun 2014 dan share di blog pribadinya. Kemudian Penerbit BIP menawarkan kerjasama untuk menerbitkan buku tentang perjalanannya ke Andalusia. Proses menulis yang hanya bisa ia garap dalam waktu weekend dan penggarapannya memakan waktu 3 bulan,” ujar Uttiek saat peluncuran buku di Gramedia Central Park, Sabtu (21/1).
“Untuk menjadi blogger, jangan pernah menunda untuk menulis. Menulis tentang suatu tempat di tempatnya langsung akan punya feel berbeda jika kita menulis ketika sudah keluar dari tempat itu,” Tambah Uttiek.
“Menulislah dengan dengan hati, taroh satu kanal khusus untuk passionmu, unik, dan yang pasti konsisten. Informasikan sedetail mungkin jika menulis, semakin akurat semakin berkualitas tulisannya,” Ujar Uttiek kepada para blogger.
Dibuku ini juga tidak hanya menceritakan sisi indahnya tapi juga sisi gelap dari Andalusia.
Apakah Cordoba masih berpendar cahaya? Seperti apakah Mesquita? Semolek apa Istana Alhambra? Temukan jawabannya di buku Journey to Andalusia.

Share This: