Maruarar: Yang Penting Ahok Jangan Salah Bicara!

Maruarar Sirait (Foto: HW)
_

Trend yang diperoleh pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan pasangannya Djarot Sjaiful Hidayat (Djarot) dalam beberapa survey akhir-akhir ini, menunjukkan kenaikan tren yang positif terhadap elektabilitas Ahok – Djarot.

“Ini merupakan tren yang bagus. Tren bagus ini belum berhenti dan akan meningkat terus,” kata Ketua Tim Pemenangan Ahok – Djarot, politikus PDIP Maruarar Sirait, ketika mengomentari hasil survey Indikator Politik di Jakarta, Sabtu (15/4/2017) sore.

Sebelumnya Burhanddin Muhtadi dari Indikator Politik mengumumkan hasil survey yang menunjukkan keunggulan pasangan Anies – Sandi atas Ahok – Djarot, di mana Anies Sandi dipilih oleh 48,2 % responden, dan Ahok – Djarot 47,4 %.

Dari berbagai indikator survey, meski pun tingkat elektabilitas Ahok – Djarot kalah dari Anies – Sandi, banyak keunggulan yang diperoleh Ahok – Djarot. Kekalahan telak Ahok dibandingkan Anies adalah dalam hal kesantunan dan kegantengan.

“Kalau kalah santun kami akui, tapi belakanagan ini Ahok mulai berubah. Tapi kalau soal ganteng, mau diapain?” kata Maruarar.

Namun yang menggembirakan dari hasil survey itu, menurutnya, penilaian atas kinerja petahana (Ahok – Djarot) masih konsisten; kondisi ekonomi di Jakarta juga lebih baik di bawah Ahok – Djarot, dan yang menginginkan Ahok – Djarot memimpin kembali di Jakarta, mencapai 50 %, yang menurut Maruarar suatu angka yang sangat tinggi.

Arar, begitu ia biasa dipanggil, juga menyoroti hasil survey yang menunjukkan 80 % responden tidak setuju isyu agama digunakan dalam Pemilukada di Jakarta ini.

“Ini menunjukkan warga Jakarta sudah semakin matang berdemokrasi, dan sosialisasi empat pilar kebangsaan berjalan baik. Kita yakin demokrasi akan semakin baik ke depan,” katanya.

Share This: