Melalui Kuasa Hukumnya Fahd A Rafiq Sampaikan Permohonan Maaf

_

Pengacara Ketua Umum Angkatan Muda Partai Golkar (PP AMPG) Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq, Robie Marpaung menyampaikan permohonan maaf kliennya atas kericuhan yang terjadi di Gedung KPK pasca pemeriksaan Fahd. Kericuhan terjadi setelah pendukung Fahd mengetahui pimpinannya langsung ditahan KPK.

“Sebagai kuasa hukum saya menyampaikan klarifikasi permohonan maaf atas kejadian tadi. Pak fahd menyampaikan pesan kepada saya untuk disampaikan teman-teman AMPG, bahwa Pak Fahd sangat mendukung sepenuhnya proses hukum yang dilakulan oleh KPK,” ungkapnya di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (28/4/2017).

Fahd A Rafiq diperika oleh KPK Jum’at siang. Sementara pemeriksaan berlangsung terhadap putra dari penyanyi dangdut A Rafiq almarhum itu berjalan, sejumlah anggota AMPG juga datang ke KPK.

Ketua Umum Harian AMPG, Mustofa mengatakan, kehadiran dari  Pengurus dan Ketua-ketua  AMPG se-Indonesia itu  dalam rangka memberi dukungan  moril rasa simpati kepada Fadh, yang merupakan Ketua Umum dari  AMPG.

Menurut Muftofa,  Fahd tetap akan menjadi Ketua Umum (Ketum) AMPG hingga tahun 2019. Hal tersebut didasarkan pada hasil rapat pleno yang didahului dengan rapat konsultasi se-Indonesia tadi malam.

 

“Kami menyatakan secara solid, akan tetap mendukung dan mensupport apapun peristiwa yang dialami beliau. Beliau akan tetap jadi Ketum AMPG sampai 2019, masa periodesasi juga terkait partai Golkar, jadi tadi adalah bentuk rasa simpati,” tukasnya.

Sebelumnya, pada Kamis (27/4/2017) malam, KPK menetapkan Fahd sebagai tersangka, dalam kasus dugaan suap pengurusan anggaran dan proyek pengadaan Al-Qur’an Direktorat Jendral (Ditjen) Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama tahun 2011 dan 2012. Kasus itu juga telah menyeret mantan anggota DPR Zulkarnaen Djabar dan putranya, Dendy Prasetia.

Sebelumnya, putra A Rafiq juga menjadi tersangka kasus suap pengurusan alokasi DPID yang menjerat anggota DPR Wa Ode Nurhayati.

Majelis hakim Pengadilan Tipikor memutuskan Fahd terbukti bersalah dalam perkara tersebut dan dihukum 2,5 tahun penjara dan denda Rp 50 juta subsider 2 bulan kurungan pada persidangan tanggal 11 Desember 2012.

Berikut ini video yang menunjukkan kericuhan antara AMPG dengan Pihak Keamanan KPK saat usai pemeriksaan Fahd A Rafiq dan langsung masuk mobil tahanan KPK

Share This: