Melihat Pameran Komik Generasi Milenial

Komikus C Suryo Laksono (kedua dari kiri) dan Dini Marlina (kedua dari kanan) membagikan pengalaman mereka kepada pengunjung dalam acara Creators Super Fes di Jakarta, Sabtu (29/2/2017) - Foto: HW
_
Cosplayer ikut meramaikan ajang Creator Super Fes. (Foto: HW)

Puluhan stand kecil-kecil berdiri di dalam Ballroom Hotel Pullman Jakarta Barat. Ada yang menjual pernak-pernik berupa gantungan kunci, pin, sticker, T’shir, poster hingga komik. Semua pernak pernik itu umumnya bergambar tokoh-tokoh komik yang digemari oleh anak-anak muda generasi milenial.

Jangan bayangkan ada tokoh komik tahun 60 – 80an seperti Si Jampang, Si Buta Dari Gua Hantu, Ramayana, atau model pendekar-pendekaran berikat kepala, membawa senjata seperti pedang, golok, kapak dan sebagainya.

Tokoh-tokoh komik yang muncul memang memiliki raut dan ciri fisik ketimuran, atau yang lebih dikenal dengan sebutan anime, animasi dari Jepang yang digambar dengan tangan atau komputer.

Di seputar arena ballroom juga terlihat wara-wiri anak-anak muda yang berdandan seperti tokoh dalam komik (cosplay).

Itulah suasana yang terlihat di Ball Room Hotel Pullman Jakarta Barat, Sabtu (29/4/2017) dalam event bernama CREATORS Super Fest.

Acara yang diselenggarakan oleh sebuah event organizer dari Singapura ini merupakan sebuah event pop culture yang terbesar di Asia Tenggara. Kegiatan ini merupakan ajang berkumpulnya para kreator dari berbagai negara, mempertontonkan dan menjual karya mereka.

Creator Super Fest merupakan rumah untuk kreator lokal, internasional dan penikmat pop culture di Indonesia. Tidak hanya jualan, berbagai aktivitas juga diadkan di sini, mulai dari workshop, talkshow dengan ilustrator Jepang, meet and greet, cosplay, pertunjukkan musik, creator game, dan lain sebagainya.

Beberapa bintang tamu lokal dan luar negeri ikut meramaikan acara yang diadakan hingga tanggal 30 April ini. Konon sejumlah artis-artis internasioal yang sudah diakui di dunia, akan hadir. Di antaranya John Hathway, ilustrator Jepang yang terkenal dengan karya bertema fiksi imiah; Okita Kung (Thailand), seorang disainer karakter asal Thailand, akan jadi tamu spesial.
Turut hadir pula cosplay internasional dari berbagai negara seperti Hana &Baozi (China), M.G (Hong Kong), dan Ying Tze (Malaysia).

Beberapa musisi tanah air maupun mancanegara akan ikut memeriahkan ajang ini, diantaranya Kazu, musisi asal Jepang, lalu musisi lokal seperti Redshift dan Lazurite.

Selain menampilkan kreator internasional, sejumlah artis berbakat tanah air juga untuk kaya di sini. Komikus C Suryo Laksono dan Dini Marlina ikut berbagai pengalaman dengan pengunjung. Suryo Laksono adalah komikus yang terkenal dengan karyanya Tawur. Sedangkan Dini membuat komik bertema unik, tentang mata pelajaran di sekolah berjudul Math.

Hadir pula ilustrator dan komikus yang karyanya telah diakui dunia, yakni Rahmat M Handoko dan Afif Numbo yang bekerja dengan CS Comics dari Amerika.

Para penggemar komik dan anime nampaknya menemukan benda-benda maupun bacaan yang mereka gemari di sini. Mereka adalah konsumen potensial yang tidak sayang membelanjakan uangnya untuk mendapatkan benda-benda kesenangan mereka.

Share This: