Mendes Terkejut KPK Tetapkan Irjen Kemendes Jasi Tersangka

_

Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), Eko Putro Sandjojo, terkejut  àtas penetapan Inspektorat Jendral (Irjen) Kemendes PDTT yang menjadi tersangka, kasus suap stasus Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk kementeriannya.

“Hati kecil saya gak percaya, selama ini saya sangat menghargai pak Irjen, karena beliau termasuk yang keras memberantas korupsi di instansi ini. Dia yang mengusulkan ide pembuatan satgas pungli, agen perubahan birokrasi,” ungkapnya di Kantor Kemendes PDTT di Kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu (27/5/2017).

 

menteri merasa prihatin dengan kejadian yang menimpa institusi yang dinaunginya. Pasalnya,  menurutnya pemberantasan tindak korupsi benar-benar ditegakkan di Kementeriannya.

“Dari awal saya jadi menteri, ada  semacam  acara dengan KPK, BPKP, BPK untuk pencerahan terhadap semua eselon di kementerian saya. Sudah tiga kali acara. Saya senang sudah ada peningkatan di instansi saya, rating integritas, ability, akuntablity, kinerja dari PAN & RB naik dari C ke B, penyerapan anggaran dari 69% menjadi 94%, mereka semua bekerja dengan keras, sayang ada cacat peristiwa ini,” jelasnya.

Terkait dengan adanya 0TT di kementerian yang dinaunginya, dirinya pmenyerahkan kembali ke pihak BPK, apakah mau di audit lagi atau tidak.

“Ini tidak ada hubungannya sama dana desa. Menyangkut akuntabilitas pelaporan di kementerian desa,” bebernya.

Eko menjelaskan, dirinya sudah mengatakan kepada semua pegawai, bahwa KPK berhak mengaudit kapan saja tanpa melakukan pemberitahuan.  Hal ini menurutnya bukan untuk melakukan penangkapan tapi mencegah.

 

“Kerjadian ini bisa membawa pelajaran kita semua untuk bisa kita perbaiki,” bebernya. 

Share This: