Menhub Beri Bantuan 5 Kapal Rakyat dan Didik 1000 Pemuda di Sultra

Foto oleh Humas Kemenhub
_
Foto oleh Humas Kemenhub

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berkomitmen memberikan bantuan kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara berupa 5 unit kapal rakyat dan mendidik 1000 pemuda pemudi menjadi SDM handal di bidang Pelayaran. Pemberian bantuan itu merupakan upaya nyata yang dilakukan Kemenhub untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan pelayaran rakyat tahun 2017 ini.

“Khusus di Sultra kita akan berikan 5 kapal rakyat. Kita juga berikan diklat vokasi pelaut secara gratis untuk 1000 orang,” kata Menhub sebagaimana dilansir dari siaran pers Kemanhub yang diterima balaikita, Minggu (19/2/2017).

Dijelaskan, Kemenhub telah menyediakan anggaran sebesar 200 Milyar Rupiah membangun 100 kapal rakyat berbobot 35 GT, dengan spesifikasi yang disesuaikan dengan kondisi perairan di Indonesia dan sesuai standar keselamatan dan keamanan pelayaran.

Program lainnya, Kemenhub melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Perhubungan menargetkan kuota sebanyak 48.335 orang di seluruh Indonesia, untuk dididik melalui program diklat pemberdayaan masyarakat.

“BPSDMP menggandeng Universitas-universitas dan Pemerintah Daerah, untuk menjaring peserta diklat yang nantinya akan mengikuti diklat di sekolah Perhubungan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia,” ungkapnya.

Ditambahkan, kunjungan kerja yang dilakukannya setiap pekan ke daerah-daerah, termasuk ke Kendari hari ini adalah untuk menyampaikan dan memastikan visi misi pemerintahan Kabinet Kerja Jokowi-JK sesuai Nawacita dapat “hadir” dan dirasakan masyarakat.

Menhub mengaku sangat terkesan dengan semangat pemerintah daerah dan masyarakat di Sultra, membangun potensi daerah. khususnya di Kota Kendari.

“Kendari indah. Banyak pulau, karang yang belum pernah saya lihat. Oleh karena itu keunikan yang menjadi keunggulan kompetitif sudah seharusnya dibangun,” ungkapnya.

Budi Karya  yakin, dengan kerjasama yang baik antara pemerintah pusat dan daerah, pembangunan di kota Kendari dapat berjalan dengan baik.

 

Dalam kunjungannya ke Kendari Mehunb juga meninjau  pembangunan Pelabuhan Baru Kendari (Kendari New Port) di Bungkutoko yang tengah dilakukan oleh Pelindo IV.Menhub Budi berharap, pembangunan Kendari New Port (KNP) dapat segera dimulai dan bisa selesai pada tahun 2018.

Untuk pembangunan KNP, Pelindo IV sudah menyiapkan total anggaran sebesar Rp.936 miliar, di mana anggaran sebesar Rp.635 miliar berasal dari dana Penyertaan Modal Negara (PMN) dan dana internal perusahaan sebesar Rp. 301 miliar.

Untuk tahap awal, akan dibangun dermaga khusus petikemas di atas lahan seluas 5 hektar, dari lahan yang tersedia seluas 85 hektar, yang bisa menampung petikemas sebanyak kurang lebih 250.000 TEUs per tahun.

Keberadaan pelabuhan tersebut diharapkan dapat memaksimalkan kegiatan kepelabuhanan di kota Kendari, dimana pelabuhan yang saat ini ada yaitu Pelabuhan Nusantara Kendari, sudah tidak bisa dikembangkan lagi dan tidak mampu disandari kapal-kapal berukuran besar.

“Melalui Kendari New Port, kita harapkan kendari dapat menjadi pusat logistik tidak saja dalam negeri tapi juga internasional,” kata Budi.

 

Share This: