Menpar Arief Yahya: Pandeglang Diproyeksi Hasilkan Devisa 1 Milyar Dolar

Menpar Arief Yahya bersama Bupati Pandeglang, Ima Narulita dalam Konperensi Pers di Tanjung Lesung, Senin (1/4/2019)
_

Kabupaten Pandeglang, yang terletak di wilayah pesisir Provinsi Banten memiliki berbagai obyek wisata menarik. Khususnya wisata pantai di Tanjung Lesung.

Mengingat begitu besarnya potensi wisata yang ada, pemerintah merancang wisata Pandeglang, terutama kawasan Tanjung Lesung, menjadi magnit wisata utama di Provinsi Banten. Untuk itu sarana pendukungnya, terutama infrastruktur, sangat dibutuhkan.

Pantai di Tanjung Lesung, dilihat dari restoran Tanjung Lesung Beach Hotel (Foto: HW)

Kementerian Pariwisata telah meminta kepada pemerintah, agar dibangun jalan tol yang menghubungkan Kota Serang hingga ke Panimbang, dan sebuah bandara baru di Pandelang.

Hal itu diungkapkan oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya kepada wartawan, dalam jumpa pera di Tanjung Lesung Beach, Tanjung Lesung, Pandeglang, Provinsi Banten, Senin (1/4/2019).

“Waktu Pak Presiden ke Pandeglang, begitu dia turun dari helikopter yang pertama-tama saya minta adalah buatkan tol dari Serang ke Pandeglang. Waktu itu saya garansi pribadi, kalau ada tol devisa yang dihasilkan dari sini, bisa mencapai satu milyar dolar, biaya pembuatan tol mencapai 7, sepanjang 83 kilometer,” kata Menpar.

Wilayah Pandeglang, menurut Arief Yahya, agak terisolir, terutama di wilayah Barat dan Selatan. Dengan adanya tol, isolasi akan terbuka dan arus wisatawan dari Jakarta maupun wisatawan asing akan lebih lancar.

Infrastruktur kedua yang diminta Arief Yahya kepada presiden adalah bandara khusus di Pandeglang. Keberadaan bandara akan sangat vital bagi masuknya wisatawan asing maupun wisatawan lokal dari daerah lain yang ingin cepat. Dengan adanya bandara, maka kunjungan wisatawan dipastikan akan lebih ramai.

“Waktu saya minta dibangun Bandara Silangit, banyak yang tidak setuju. Sekarang lihat apa yang terjadi dengan pariwisata Danau Toba setelah ada Silangit. Di Banten memang ada Bandara Soekarno – Hatta, tapi yang punya itu kan orang Jakarta, karena lebih dekat ke Jakarta,” kata menteri.

Arief Yahya yakin Tanjung Lesung akan jadi destinasi wisata unggulan di Provinsi Banten, khususnya Kabupaten Pandeglang. Untuk mendukung recovery pariwisata Tanjung Lesung yang sempat terpuruk pasca terjangan gelombang pasang pada 22 Desember 2018 lalu, Menpar beberapa kali mengunjungi Tanjung Lesung.

Sektor pariwisata Tanjung Lesung memang sempat terpuruk, terutama setelah BMKG menetapkan status siaga (level dua) terhadap Gunung Anak Krakatau yang sempat meletus. Tetapi kini BMKG menetapkan Status Waspada (level tiga) untuk gunung tersebut.

“Dengan status Siaga, wilayah berbahaya pada radius lima kilometer dari kawah. Sedangkan status Waspada, hanya dua kilometer. Jarak Anak Krakatau dari tempat ini sendiri (Tanjung Lesung), lima puluh kilometer. Jadi sangat aman,” tandas Menpar.

Ia berharap abar semua pihak tidak mengeluarkan pendapat dan berita-berita yang membuat wisatawan takut, padahal kondisi sebenarnya tidak seperti yang ramai diberitakan.

 

Share This: