Menteri Agama Ingatkan Warga Bogor Untuk Jaga Toleransi

Grup marawis mengiringi lagu "Perdamaian" yang dinyanyikan oleh siswi SMA Katolik Regina Pacis Bogor, pada acara Bogor Street Festival 2017 dan perayaan Cap Go Meh di Jl. Suryakencana Bogor, Sabtu (11/7). - Foto: HW
_

Di tengah-tengah keceriaan Imlek, dan kemeriahan Cap Go Meh, keprihatinan juga perlu kita sadari bersama terkait situasi, kondisi dan sikap keberagamaan kita. Terutama terkait situasi politik saat ini umat beragama perlu menyatukan persepsi dan sikap yang mengedepankan nilai-nilai kerukunan dan perdamaian yang harusnya menjadi orientasi umat beragama.

Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin mengatakan hal itu ketika memberi sambutan dalam acara Festival Rakyat di Jl. Suryakencana Bogor, Sabtu (12/2) sore. Festival Rakyat di Bogor, disatukan dengan perayaan Cap Go Meh olah umat Khong hu Cu, di Wihara Dhanagun.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin yang menghadiri Pesta Rakyat Bogor Street Festival Cap Go Meh 2017 menggantikan Presiden RI yang tidak bisa hadir, sekaligus membuka secara resmi rangkaian acara yang digelar di Jl Suryakancana Bogor. Dalam pidatanyo, Ia mengungkapkan keprihatinanya kepada masyarakat.

“Bahwa ditengah-tengah kecerian pesta rakyat, kita harus prihatin terhadap sikap kondisi keagamaan kita terlebih dari situasi politik. Umat agama harus mengedepankan perdamaian dan kebersamaan. Terlebih menghadapi tahun politik. Umat agama perlu melakukan konsolidasi menjaga kerukunan bangsa. Dengan mengambil sikap bijak terhadap isu-isu yang ada,” jelasnya.

Lukman menambahkan, negera memberi kebebasan kepada setiap warganegara untuk memeluk agamanya masing-masing. Begitu juga berbagai ekspresi beragama. Yang perlu diingat oleh kita semua bahwa dalam menjalankan kebebasan masing-masing setiap individu dari negara wajib tunduk kepada batasan yang ditetapkan oleh undang-undang

“Kebebasan agama haruis dijalankan secara bertanggungjawab, sehingga tidak mengganggu kebebasan agama lain. Hal ini dimaksudkan agar kebebasan agama dapat menciptakankerukunan umat beragama dan bukan justru sebaliknya,” katanya.

 

Share This: