Menteri PPPA Yohana Yambise Rekaman Lagu Anak

_

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yambise, Sabtu (13/7/2019) pagi hadir di studio BVM, Cilandak Jakarta Selatan. Kedatangan Menteri Wanita kelahiran Manokwari, Papua, 1 Oktober 1958 itu adalah untuk mengikuti rekaman lagu bersama anak-anak.

Sekitar pukul 10.30 WIB Menteri Kabinet Indonesia kerja tersebut datang bersama pengawal dan ajudan, lalu langsung naik ke lantai tiga studio tempat studio rekaman berada.

Sebelum masuk studio, Menteri PPPA menghapal dulu lagu yang akan direkam. Menteri menerima teks lagu yang tertulis dalam selembar kertas, lalu menyanyikan lagu dibimbing oleh pemilik studio, Roedyanto Wasito.

Lagu berjudul “Sahabatku” itu diciptakan bersama oleh Roedyanto (notasi) dan Yen Sinaringati (lirik). Yen adalah Produser Eksekutif pada Musik Hana Midori, yang menjadi penyelenggara Lomba Suara Anak Disabilitas 2019 bekerjasama dengan Kementerian PPPA.

Setalah menghapalkan lirik dan melodi lagu, Menteri Yohana lalu masuk studio rekaman sebanyak dua kali. Yang pertama ia menyanyi sendiri, kemudian menyanyi bersama anak-anak peserta Lomba Suara Anak Indonesia (LSAI) 2018. Lagu yang direkam rencananya akan diperdengarkan pada Hari Anak Nasional yang jatuh pada tanggal 23 Juli mendatang.

Pada Grand Final LSAI 2018 terpilih pemenang dari masing-masing kategori. Untuk kategori penyanyi anak pemenang pertama diraih oleh Sherina Thu Tiwanie, kedua oleh Lauwrence Oktavianus S, dan ketiga oleh Aisha Dama C. Sedangkan pemenang untuk kategori pencipta lagu anak diraih oleh Stephen Irianto Wally dengan lagu Aku Suka Bernyanyi, posisi kedua Mayashanty Reynildha dengan lagu Tetap Satu, dan posisi ketiga diraih oleh Sambobo (Bradder Sams) dengan lagu Kufoto, Klik!.

“Saya senang sekali bisa menyanyi bersama anak-anak, karena saya suka lagu anak-anak. Saya kan kalau nonton televisi di rumah tidak pernah nonton sinetron, tetapi mendengar lagu anak,” kata Menteri PPPA ini.

Menurut Yohana Yambise, di rumah ia biasa merekam sendiri lagu anak yang dinyanyikannya. Kesenangannya kepada anak-anak karena dirinya adalah seorang pendidik. Sebelum diangkat sebagai menteri oleh Presiden Jokowi, Yohana Yambise adalah seorang Guru Besar di Perguruan Tinggi.

“Saya kan dosen yang mengajar. Mahasiswa saya banyak yang menjadi guru, dan mereka dekat dengan anak-anak, melindungi anak-anak. Maka saya juga merasa dekat dengan anak-anak.

Menyinggung peran pemerintah terhadap penyandang disabilitas, Menteri Yohana mengatakan saat ini sudah semakin baik. Namun demikian, menurutnya, masih diperlukan infrastruktur yang memadai untuk memudahkan disabilitas.

“Memang pekerjaan yang besar untuk membangun infrastruktur untuk anak-anak, gedung-gedung, atau transportasi, untuk memudahkan penyandang disabilitas,” katanya.

 

Share This: