Miryam S Haryani Kembali Mangkir dari Pemeriksaan

_

Hari ini Anggota Komisi II DPR Fraksi Hanura, Miryam S. Haryani kembali mangkir  dari pemanggilan sebagai tersangka  pemberian keterangan palsu, dalam perkara tindak pidana korupsi atas terdakwa Irman dan Sugihardjo.

Menurut Aga Khan, pengacara Miryam, kliennya tidak hadir karena sakit.

“Klien saya tidak bisa hadir. Menurut surat keterangan dokter, sejak semalam dia dirawat di RS Pondok Indah,” ungkap kuasa hukum Miryam, Aga Khan saat keluar dari Gedung KPK, Jakarta, Selasa (18/4/2017).

Aga Khan tidak menjelaskan apa penyakit yang dierita kliennye, sehingga harus dirawat di rumah sakit. Ia mengaku hanya mendapat surat dari staf Miryam di kantornya.

 

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah membenarkah ketidak hadiran Miryam hari ini karena sakit. Menurutnya KPK sudah menerima surat dari kuasa hukum Miryam yang menyatakan kliennyamasih sakit, dan meminta penjadwalan ulang pemeriksaan,  tanggal 26 Mei.

“Sementara kita cek surat keterangan dokter tanggal 18-19 yang bersangkutan harus menjalani istirahat. Kami pertimbangkan lebih lanjut karena pada prinsipnya kita sudah melakukan pemanggilan sebanyak 2 kali, kami tunggu sampe jam 5 sore ini baru pertimbangkan apa upaya kemudian,” kata Febri.

Jika ketidakhadiran Miryam tanpa alasan yang bisa dipertanggungjawabkan, jelas Febri, KPK akan melakukan tindakan hukum yang memungkinkan menurut KUHP.

“Ada sejumlah alternatif. Salah satunya adalah memanggil dengan perintah petugas untuk membawa yang bersangkutan,” bebernya.

Ia menjelaskan bahwa, keterangan MSH ini menjadi penting karena berkaitan dengan indikasi pemberian keterangan yang tidak benar di pengadilan.

“Kita sudah kumpulkan bukti-bukti yang sudah ada, baik bukti di fakta persidangan, ada keterangan MSH, ada dokumen-dokumen BAP, serta keterangan saksi-saksi yang sudah kita periksa. Dari bukti tersebut, saat ini kita butuh keterangan yang bersangkutan sebagai tersangka. Kita harap penanganan lebih cepat dalam kasus e-KTP ini. Kita himbau para saksi di persidangan dan pemeriksaan untuk bicara yang sebenarnya-benarnya,” tegasnya.

 

Share This: