Noriko, Perempuan Jepang Yang Jatuh Cinta Dengan Tari Jawa

Noriko Musaki bersama anak perempuannya usai pementasan WO Sriwedari di TMII, Senin (3/4/2018) - Foto: HW
_

Ada yang menarik dengan penampilan Wayang Orang (WO) Sriwedari di Teater Kautamaan, Gedung Perwayangan, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Senin (4/3/2018) sore. Dalam pementasan lakon berjudul Trisara Tinayuh itu ikut bermain seorang wanita berkebangsaan Jepang bernama Noriko Murasaki.

Foto: HW

Wanita mungil berhidung bangir itu ikut menjadi penari pembuka bersama tiga penari lainnya. Noriko sendiri tidak memegang peranan tertentu, karena pada dasarnya dia memang bukan pemain Wayang Orang.

“Saya suka sekali dengan budaya Jawa, dan saya belajar beberapa tarian Jawa,” kata Noriko usai pementasan WO Sriwedari di TMII.

Sudah beberapa tahun ini Noriko mengikuti suaminya yang bekerja di Indonesia. Karena mencintai kesenian Jawa, Noriko lalu belajar menari di sebuah sanggar di kawasan Bumi Serpong Damai (BSD), dekat tempatnya tinggal.

“Tari-tarian Jawa sangat indah ya gerakan-gerkannya. Dan itu bagus juga bagi kita untuk menjaga emosi dan kesehatan jiwa,” ungkapnya.

Karena teman menarinya bergabung dalam WO Sriwedari, Noriko diajak. Dia hanya perlu berlatih kekompakan dengan menari. “Saya baru saja belajar main wayang, ini pengalaman yang sangat menarik,” kata Noriko, yang sore itu ditemani anak perempuannya.

Share This: