Ormas punya peran dalam dinamika kebangsaan

_

JAKARTA– Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI, Jazuli Juwaini ungkapkan bahwa organisasi massa (ormas) perlu didorong menjadi motor pergerakan bangsa mengingat ormas memiliki peran besar dalam dinamika kebangsaan termasuk perjuangan kemerdekaan Indonesia.

“Oleh karena itu ormas perlu terus didorong menjadi motor pergerakan bangsa dan menyelesaikan masalah-masalah kebangsaan sebagaimana sejarah perannya selama pra kemerdekaan,” ujarnya dalam focus group discussion ‘ormas, antara peran pemerintah dan partisipasi masyarakat’ di Gedung DPR RI Jakarta, Kamis (2/2/2017).

Mengingat pentingnya peran ormas tersebut, Pemerintah sudah semestinya memposisikan ormas sebagai mitra pembangunan dan berkewajiban untuk membina dan memberdayakannya. Hal ini dikarenakan bahwa dalam konteks demokrasi untuk kesejahteraan rakyat, ormas dapat memainkan 4 peran yaitu, edukator (pembinaan/mendidik rakyat), agregrator (menyampaikan aspirasi, saran, masukan), akselerator (melaksanakan percepatan pembangunan) dan elevaluator (mengawasi dan mengoreksi pembangunan).

“Untuk itu, eksistensi ormas tegas dijamin oleh Konstitusi Pasal 28E Ayat 3 yaitu bahwa setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul dan mengeluarkan pendapat. Ormas juga memiliki UU sendiri yaitu UU 17/2013 yang perannya diarahkan untuk ikut serta mewujudkan bernegara yang berdasarkan pancasila,” bebernya.

Ia juga menambahakan bahwa jika terjadi persoalan diantara ormas, aparat harus bertindak sebagai wasit yang harus bersikap netral dan imparsial atau tidak memihak.

Tidak hanya pemerintah yang didorong untuk menjalin hubungan baik dengan ormas, dirinya juga berharap kemitraan ormas dengan partai politik juga terjalin dengan baik.

Share This: