Pantia Seleksi (Pansel) Anggota Komisioner OJK sambangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

_
Keterangan foto :
Ketua KPK Agus Raharjo, Menteri Keuangan Sri Mulyaningsih, Menteri Perekonomian Darmin Nasution, Gubernur Bank Indonesia Agus D.W. Martowardojo. Foto: Isra Berlian

 

JAKARTA, BALAIKITA.COM– Sebanyak 107 Calon Anggota Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) lolos tes administrasi, Pantia Seleksi (Pansel) Anggota Komisioner OJK sambangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk Meminta Masukan dari KPK terhadap Track Record dan Catatan dari  107 Nama Calon Anggota Komisioner OJK.

Tim Pansel sore ini hadir ke KPK untuk dalam rangka menjalankan tugasnya sebagai panitia seleksi untuk anggota dewan komisioner OJK periode 2017-2022 seperti yang diumumkan kemarin. Dimana pada tahap pertama pansel telah mencatat 107 calon anggota komisioner OJK yang telah lolos seleksi tahap administrasi.

“Kita sampaikan daftar ke 107 nama calon ini kepada KPK hari ini sebagai suatu proses formal dari kami untuk meminta masukan dari KPK terhdap track record dan catatan dari 107 nama tersebut apakah masuk dalam daftar KPK,” ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani saat Konferensi Pers di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (9/2/2017).

Menkeu menjelaskan pada tahap kedua ini menjaring seluruh masukan dari masyarakat mengenai track record, reputasi, integritas dari 107 calon. Dimana proses ini akan berlangsung sampai dengan tanggal 24 Februari jam 12 siang.

“Hari ini kita ke KPK dan akan ke PPATK kami juga akan meminta kepada berbagai instansi lain. Yang memiliki wewenang maupun fungsi yang kami anggap memiliki relevansi bagi kami untuk mengecek reputasi, track record, maupun integritas dari 107 calon tersebut,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa pansel berharap masukan dari masyarakat luas seperti yang kami telah umumkan sebelumnya.

“Kita berharap KPK akan bisa memberikan kita masukan sehingga apa yang akan kita proses selanjutnya adalah para calon anghota dewan komisioner yang memiliki kompetensi tapi juga komitmen dan track record yang bersih sehingga dia bisa menjalankan tugas yang penting itu,” bebernya.

Dari 107 nama yang telah diumumkan kepada masyrakat itu mencakup Ketua, Wakil Ketua yang merangkap anggota, pengawasan bidang perbankan, pengawasan bidang pasar modal, pengawasan bidang keuangan non modal, sampai ke perlindungan konsumen.

Share This: