Pasca OTT di Bengkulu KPK Tetapkan 3 tersangka

_

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tetapkan 3 tersangka dalam kasus dugaan suap terhadap Kasi Intel Kejaksaan Tinggi Bengkulu Proyek-proyek di Balai Wilayah Sungai Sungai (BWS) VII Bengkulu.

“Setelah melakukan pemeriksaan 1×24 jam dilanjutkan gelar perkara, disimpulkan adanya dugaan Tindak Pidana Korupsi penerimaan hadiah atau janji terkait proyek-proyek di BWS VII Bengkulu, KPK meningkatkan status perkara ke penyidikan serta menetapkan 3 orang sebagai tersangka,” ungkap Wakil Pimpinan KPK, Basaria Panjaitan di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (9/6/2017).

Dijelaskan Basaria, ketiganya tersebut adalah Amin Anwari (AAN), Pejabat Pembuat Komitmen, Murni Suhardi (MSU) Direktur PT Mukomuko Putra Selatan Manjudo dan Parlin Purba (PP), Kaisi III intel Kejati Bengkulu.

Dalam operasi tangkap tangan yang dilakukan sebuah restauran di Bengkulu, tim KPK mengamankan sejumlah uang sebesar Rp10 juta dalam pecahan uang Rp100 ribu yang dimasukkan ke dalam amplop coklat.

Pemberian suap ini dijelaskan diberikan terkait dengan pengumpulan data atau bahan keterangan atas pelaksaanaan proyek-proyek di Balai Wilayah Sungai Sumatera VII Provinsi Bengkulu Tahun Anggaran 2015 dan 2016.

“Diindikasikan ini bukan pemberian yang pertama. Sebelumnya diduga telah diterima uang sebesar Rp150 juta dari proyek-proyek di Provinsi Bengkulu,” jelas Basaria.

Tiga tersangka tersebut pun disangkakan pasal tindak pidana korupsi. Sebagai pihak yang diduga pemberi, AAN dan MSU disangkakan melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Perkara Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sedangkan untuk pihak yang diduga penerima PP disangkakan melanggar pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Perkara Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP

Share This: