Dikawal Polisi, Miryam Tiba di Gedung KPK

_

Setelah hampir 12 jam usai penangkapan di Kawasan Kemang Jakarta Selatan, pada pukul 00.20 tersangka kasus pemberian keterangan palsu pada persidangan e-KTP (23/3) lalu Miryam S. Haryani yang juga politisi partai Hanura,  tiba di Gedung KPK Jakarta sekitar pukul 15.58.

Miryam yang dibawa petugas menggunakan Mobil Fortuner berplat B120 CRV, tiba di gedung KPK  dikawal beberapa orang polis. Miryam yang mengenakan kemeja bermotif garis hitam putih, bungkam kepada wartawan, dan hanya menjulurkan empolnya, lalu masuk ke Gedung KPK.

Sebelum menuju KPK, Miryam lebih dahulu menjalani serangkaian tes kesehatan di Mapolda Metro Jaya.

“Dia dibawa dulu ke Polda Metro Jaya untuk menjalani tes kesehatan, kemudian kita lakukan koordinasi dengan pihak KPK,” ungkap Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Martinus Sitompul saat dikonfirmasi, Senin (1/5/2017).

Mantan anggota Komisi II DPR tersebut dijadikan tersangka karena dinilai memberikan keterangan palsu pada persidangan (23/3) lalu. Dalam persidangan dirinya mengutarakan bahwa keterangan dalam BAP yang telah diberikannya ke penyidik dibuat atas tekanan oleh penyidik.

Dalam persidangan itu pula, Miryam mengutarakan bahwa dirinya tak tahu-menahu mengenai pemberian uang dalam kasus e-KTP.

Setelah berstatus tersangka, Miryam kemudian dipanggil penyidik KPK pada hari Kamis, 13 April, dan Selasa, 18 April. Namun Miryam tak memenuhi panggilan. Akhirnya hari ini Miryam dimasukkan dalam daftar pencarian orang (DPO).

Hingga akhirnya dini hari tadi pada pukul 00.20 pihak kepolisian bersama dengan pihak KPK menangkap srikandi Partai Hanura tersebut di sebuah Hotel di Kawasan Kemang Jakarta Selatan.

Kabag Penerangan Umum Divisi Humas Polri,  Kombes  Martinus Sitompul menjelaskan, dalam pelariannya, Miryam kerap bersembunyi di kawasan Bandung, Jawa Barat,

 

 

Share This: