Pecat Febryan Aditya, DPO PARFI Angkat Piet Pagau Sebagai Ketua Umum

_

Dewan Pertimbangan Organisasi (DPO) PARFI yang diketuai oleh Aspar Paturusi menyatakan tidak percaya lagi kepada Febryan Aditya sebagai Ketua Umum dan mencabut / membatalkan Surat Keputusan Kongres Luar Biasa Nomor: 6/KLB/PARFI/III tertanggal 12 Maret 2017.

Selanjutnya DPO mengambil alih kepengurusan PB Parfi dengan menunjuk aktor senior Piet Pagau sebagai Ketua Umum definitif hingga Kongres PARFI 2021.

Pencabutan SK KLB yang menetapkan Febryan Aditya itu disampaikan oleh DPO PARFI Kamis (26/9/2019) di PPHUI Jakarta, yang dihadiri oleh Ketua DPO PARFI Aspar Patturusi, anggota DPO Sandec Sahetapy, Asmiar Yahya, Tien Kadaryoni, dan anggota Dewan Kehormatan Parfi Mawardi Harlan dan Dr. Syaiful Amri, MM.  

Ketua DPO Aspar Patturusi menjelaskan, pencabutan SK penetapan Febryan sebagai Ketua Umum karena yang bersangkutan selama ini tidak menjalankan tugasnya dengan baik, seperti akte PARFI yang tak kunjung keluar, tidak memiliki rekening organisasi dan beberapa masalah pribadi yang bersangkutan.

“Sebenarnya kalau masalah pribadi kami tidak bisa ikut campur, tetapi karena beliau Ketua Umum Parfi, tentu akhirnya akan mempengaruhi citra organisasi,” kata Aspar.

Anggota DPO Sandec Sahetapy mengatakan, PARFI saat ini memerlukan pimpinan yang bisa merangkul semua pihak.

“Beliau adalah pemain film senior, masih aktif dan dikenal oleh semua orang. Kami berharap nanti hanya ada satu Parfi, dan beliau bisa merangkul semuanya,” kata putra aktor Charly Sahetapy (alm.) ini.

Piet Pagau yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris DPO PARFI, diberi amanat untuk menjalankan roda organisasi hingga mempersiapkan Kongres PARFI tahun 2021.

“Tugas ini lebih berat dari sebelumnya, tapi Insya Allah, dengan dukungan teman-teman, saya akan melaksanakan amanah ini dengan baik,” kata Piet.

Penetapan Piet Pagau sebagai Pelaksana Tugas Ketua Umum PARFI hingga 2021 disambut baik oleh beberapa anggota PARFI yang hadir di Kantor Parfi, karena kebetulan mereka sedang latihan lenong untuk pementasan di Kampung Betawi Situ Babakan, 28 September mendatang.

“Saya optimis Parfi akan bangkit lagi, setelah bertahun-tahun terpuruk. Saya yakin Om Piet akan membawa Parfi menjadi lebih baik lagi,” kata artis senior Lela Anggraini.

Pemberhentian Febryan Aditya sebagai Ketum PARFI dan pengangkatan Piet Pagau sebagai Plt., diapresiasi oleh aktor senior Soultan Saladin.

Menurut Saladin, gairah para senior di PARFI untuk memperjuangkan PARFI menjadi lebih baik lagi dan bersatu, karena sdh lama terpecah belah, patut diacungi jempol

“Saya pribadi sangat mendukung karena saya malu dengan yang muda muda kok menjauh dari organisasi yang kita cintai ini. Tapi okelah itu soal nanti, yan penting kita harapkan semuanya nanti hrs taat azas.
Siapapun nanti yang aka diberikan SK oleh Kemenkumham, kita patuhi. Sehingga kita bisa merajut persatuan,” katanya.

Sebelumnya, pada 5 September 2019 lalu Soultan Saladin dan Febryan Aditya sudah menandatangani kesepakatan untuk menghapus dualisme di PARFI.

Saladin dan Febryan juga sepakat membentuk presidium sebagai caretaker penanggungjawab organisasi, sampai berlangsungnya KLB dan terpilihnya Ketua Umum PARF definitif.

Share This: