KBSI : Anak Jalanan Berhak Mendapatkan Pembelajaran

_

Pembicaraan tentang kehidupan bangsa, ternyata membuahkan masalah yang sampai saat ini belum selesai. Pendidikan yang merupakan tonggak majunya sebuah bangsa, ternyata belum sepenuhnya dirasakan oleh semua kalangan.

Melalui Komunitas Belajar Sejakterakan Indonesia (KBSI) sebuah komunitas yang bergerak dalam bidang sosial pendidikan, diharapkan menjadi langkah kecil sebagai perwujudan gerakan anti kebodohan terhadap bangsa dan negara.

Adit selaku Ketua KBSI mengungkapkan, “Pada kenyataannya, anak-anak dari keluarga tak mampu dan anak-anak jalanan masih belum diperhatikan secara maksimal dalam hal pendidikannya.” Hal itu yang membuat KBSI begitu aktif untuk membantu siapa saja, khususnya anak-anak jalanan yang ingin mendapatkan pendidikan geratis.

Berdiri sejak 2 Agustus 2012, KBSI membuat langkah besar, yakni peresmian chapter pertamanya, yakni chapter Menteng. Launching dilakukan dengan mengadakan buka puasa bersama dengan anak-anak di daerah padat penduduk di daerah Menteng.

Melalui perkembangannya, komunitas ini banyak menginspirasi orang-orang untuk bergabung didalamnya. Dari awalnya, hanya beranggotakan 4 orang. Dari mulut ke mulut, sosial media dan juga pamflet yang disebar ke berbagai universitas, komunitas ini terus berkembang. Dan sekarang telah tercatat 115 orang dari berbagai kalangan telah terdaftar didalamnya. serta sudah 5 cabang yang didirikan yakni KBSI Chapter Menteng, KBSI Chapter Manggarai 1, KBSI Chapter Manggarai 2, KBSI Chapter Tanah Tinggi dan KBSI Chapter Yogyakarta.

Dengan Ketua Umum : Aditya Priyadi dan Wakil Ketua Umum : Ichsan Tri Nurahmad dan jajaran pengurus lainya, telah membuat perubahan dan menjadi organisasi yang sangat positif dikalangan mahasiswa. Selain itu, komunitas ini dibantu oleh Volunteer / PHP (Pejuang Harapan Pelajar) yang terdiri dari siapapun yang ingin bersosial khususnya dibidang pendidikan.

Share This: