Pemeran Hanum Ternyata Ahoker!

Artis pemeran tokoh Hanum dalam film Hanum dan Rangga, Acha Septriasa datang ke bioskop untuk menonton film A Man Called Ahok, Senin (12/11) - Foto; HW
_

Dua kubu pendukung capres seperti tak pernah lelah berkelahi. Di setiap kesempatan perkelahian itu dilakukan, walau pun baru sebatas kata-kata.

Artis pemeran tokoh Hanum dalam film Hanum dan Rangga, Acha Septriasa datang ke bioskop untuk menonton film A Man Called Ahok, Senin (12/11) – Foto; HW

Media sosial adalah arena paling nyaman digunakan untuk perang kata-kata. Setiap perbuatan yang dilakukan / peristiwa yang dialami oleh salah satu Capres / Cawapres, pasti akan dikomentari oleh pendukung lawannya. Kalau sudah begitu akan timbul pembelaan dari pendukungnya.

Pertikaian paling hangat yang masih bisa diikuti di media sosial, khususnya twitter, adalah terkait peredaran film A Man Called Ahok dan film Hanum dan Rangga.

Karya sutradara Putrama Tuta, A Man Called Ahok, sesuai judulnya adalah sebuah biopic tentang Ahok atau Basuki Tjahaja Purnama, mantan Gubernur DKI Jakarta yang saat ini sedang mendekam di penjara karena didakwa telah menista agama.

Film Hanum dan Rangga, karya sutradara kawakan Benni Setiawan yang diangkat dari novel karya Hanum Salsabiela Rais berjudul Fight and The City. Tentu saja isinya berkaitan dengan pengalaman hidup yang dialami Hanum Rais dan suaminya Rangga, ketika tinggal di luar negeri.

Dalam kehidupan nyata Hanum dan Ahok adalah dua orang yang berada di kubu berbeda dalam dunia perpolitikan Indonesia. Hanum adalah anak dari tokoh politik Amin Rais yang dikenal sebagai penentang pemerintahan Presiden Jokowi, sedangkan Ahok adalah mantan Wakil Jokowi ketika menjadi Gubernur DKI.

Masing-masing pihak memiliki pendukung dan tentu saja lawan. Seperti sudah disebutkan di atas bahwa masing-masing pendukung selalu memanfaatkan setiap kesempatan untuk bertempur, pemutaran film A Man Called Ahok dan film Hanum dan Rais di bioskop saat ini, juga dijadikan kendaraan tempur kedua kubu.

Bila kita mengamati komentar-komentar di twitter, para petempur itu seperti anjing dan kucing. Musuh bebuyutan yang tidak bisa akur. Terkait pemutaran film, masing-masing kubu menunjukkan militansinya.

Militansi itu juga ditunjukan dalam menonton film. Capture potongan tiket bioskop atau foto di depan poster film yang baru ditontonnya, menjadi ajang pamer. Dalam hal ini pendukung Ahok terlihat lebih militan.

Namun Hanum dan pendukungnya menuding, maraknya penonton film Ahok karena ada tiket (voucher) yang dibagi-bagi secara gratis. Dalam cuitannya di twitter Hanum jelas-jelas mengatakan itu.

Cuitan Hanum di twitter karuan saja membuat reaksi pendukung Ahok semakin panas. Berbagai sindiran hingga cacian yang bisa bikin kuping panas, bermunculan. Tentu saja pendukung Hanum tak kalah sengit membela.

Isi twitter dan kenyataan ternyata tidak sepenuhnya betul. Senin (12/11/2018) sore ada pemandangan menarik di Bioskop CGV Blitz Pasific Place Jakarta.

Sore itu pemeran tokoh Hanum dalam film Hanum dan Rangga, aktris Acha Septriasa terlihat berada di lobi bioskop beraama kedua orangtua, anak, dan dua, orang perempuan dewasa lainnya.

Sore tadi Acha yang kini menetap di Australia mengikuti suaminya, ingin menonton di bioskop CGV Blitz Pasific Place. Saat itu film yang diputar adalah Bohemian Rhapsody, A Man Called Ahok, Hanum dan Rangga, dan sebuah film yang dibuat oleh pemuda dari Kepulauan Seribu. Tetapi film terakhir diputat khusus untuk para pelajar undangan.

“Saya bersama Papa, Mama dan saudara mau nonton A Man Called Ahok. Kami sekeluarga memang Ahoker. Mama bahkan sudah mau yang kedua kali nonton. Mama memang senang sekali dengan Ahok,” kata pemeran Hanum dalam film Hanum dan Rangga itu sambil tertawa.

Acha bersama keluarganya lalu pamit masuk ke bioskop karena pertunjukkan segera dimulai. Ada kesan kedewasaan dan kejujuran dari Acha, bila mendengar kata-katanya tadi.

Malam ini saya kembali membuka twitter. Pertempuran masih berlangsung antara pendukung Ahok yang menonton film A Man Called Ahok, dan pendukung Hanum Rais yang membela film Hanum dan Rangga.

 

 

Share This: