Penahanan Bupati Tanggamus BK akan Dipindah ke Lampung

_

Hari ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kembali Periksa Bupati non aktif Tanggamus, Lampung, Bambang Kurniawan (BK) tersangka kasus dugaan gratifikasi ke sejumlah anggota DPRD Kabupaten Tanggamus terkait pengesahan APBD 2016.

“Terhadap tersangka BK hari ini dilakukan pelimpahan tahap kedua dan akan dipindahkan penahanan ke Lampung untuk kebutuhan persidangan di Pengadilan Tipikor setempat,” ujar Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (17/2/2017).

 

Usai diperiksa, Bambang Kurniawan mengungkapkan, ada 7 hingga 8 Anggota Dewan DPRD yang menerima uang dari dirinya dengan rata-rata menerima Rp30 juta.

“Seharusnya yang menjadi tersangaka ya yang menerima lah,” kata BambangĀ usai diperiksa.

Bambang mengakuĀ  berani membuka siapa saja wakil rakyat yang menerima uang tersebut di persidangan nanti.

 

KPK menetapkan Bupati Tanggamus, Lampung, Bambang Kurniawan terkait kasus dugaan suap pengesahan APBD Kabupaten Tanggamus tahun anggaran 2016. Bambang diduga memberikan sejumlah uang kepada sejumlah anggota DPRD Tanggamus usai pengesahan APBD tahun 2016 pada Desember 2015 lalu.

Kasus ini berawal ketika para anggota DPRD yang menerima uang dari Bambang melapor ke Direktorat Gratifikasi KPK. Jumlah yang diserahkan para legislator itu bervariasi. Dari mulai Rp 29,9 juta hingga Rp 65 juta. Total uang yang diserahkan ke KPK berjumlah Rp 523 juta lebih.

Akibat perbuatannya, Bambang disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor).

 

Share This: