Pengurus PPFI Berdialog Dengan LSF

_

Pengurus baru Persatuan Perusahaan Film Indonesia (PPFI) mengunjungi Lembaga Sensor Film (LSF) untuk berdialog dan menkonfirmasikan sejumlah hal dengan para anggota LSF, Rabu sore (18/12/2019) di Jakarta.

Pengurus PPFI terdiri dari Ketua Umum PPFI Deddy Mizwar, Manoj Punjabi, Sekjen PPFI Zairin Zain dan Ketua Organisasi dan hukum, Wina Armada Sukardi. Sedangkan dari LSF selain ketuanya Dr. Ahmad Yani Basuki, didampingi oleh Wakil Ketua Doddy Budiman, anggota LSF Rommy Fibri dan Sudana Dipwikarata.

“Sebagai pengurus baru PPFI kami ingin bersilahturahmi dengan semua mitra dan sekaligus khusus dari LSF meminta kejelasan beberapa hal,” kata ketua umum PPFI, Deddy Mizwar.

Menurut Deddy Mizwar, kendati pertemuan berlangsung secara kekeluargaan, tetapi substansi pembahasan berlangsung dengan terbuka dan dan hangat. Hasil dari pertemuan ini, tambah Deddy, akan dijadikan bahan sosialisasi kepada para anggota PPFI dan sekaligus untuk masukan perbaikan UU Perfilman.

Manoj Punjabi, Ketua Peredaran PPFI, yang ikut hadir, menjelaskan, PPFI antara lain juga meminta ketegasan LSF kenapa ada beberapa perbedaan mengenai kriteri penggolongan umur dan beberapa adegan seperti ciuman.

“Kita berdiskusi kenapa kesannya ada inkonsistsnsi LSF mengenai hal itu,” ungkap Manoj.

Ketua LSF, Achmad Yani Basuki, menyambut baik kunjungan pengurus PPFI. Dalam pertemuan itu Yani menjelaskan soal “konteks” sebuah budaya adegan dalam film, sehingga LSF senantiasa berhati-hati dan mengutamakan dialog dengan pemilik film.

“Akhirnya LSF buat aturan, dialog harus langsung dengan pemilik film,” kata Yani.

Hal ini, tambah Yani, untuk menghindari adanya perbedaan tafsir antara staf pemilik film dengan pemilik filmnya sendiri.
PPFI mengusulkan agar ada dialog rutin tiap bulan antara LSF dengan para pemilik perusahaan atau produser dan sutrada film.

Hasil pertemuan dijadikan sebagai hasil kesepakatan bersama. Dengan demikian dapat dikurangi perbedaan persepsi mengenai mN yang boleh dan tidak boleh dalam koridor LSF.

Menurut Deddy Mizwar, walau anggota LSF  bakal diganti sekitar awal tahun depan, pengurus PPFI tetap mengunjungi LSF karena PPFI ingin menerima masukan dari semua pihak dan bertukar pikiran untuk kebaikan perfilman nasional.

“Setelah dari LSF kami akan mempersiapkan ketemu Komisi DPR yang membawahi perfilman,” ujar Deddy Mizwar.

 

Share This: