Penyala Bogor Gerakan Membaca Buku sejak Dini

_

Bogor Menyala merupakan komunitas yang bergerak di bidang pendidikan, khususnya literasi yang konsen mengajak masyarakat untuk membaca sejak dini. Komunitas ini baru berdiri pada februari 2014 dan berpusat di Kota Bogor.

Para pengurus Komunitas Bogor Menyala dan volunteernya disebut Penyala Bogor. Mereka bervariasi, dari mulai anak sekolah menengah hingga yang sudah berumah tangga. Untuk anggota aktif ada 35 orang. Ketika ada event akan ditambah dengan volunteer. Target dari Komunitas ini anak-anak usia 5 – 14 tahun (SD-SMP).

Program tahunan One Day to Share (ODTS) _share books, share inspiration, share happiness_. biasa dilakukan di bulan agustus. Sesuai dengan jargonnya, dalam acara tersebut akan dilakuakn berbagi buku, berbagi kebahagiaan dengan bermain sambil belajar, dan bisa menginspirasi adik adik yang sedang berjuang meraih cita citanya untuk bisa keluar dari keterbatasan dalam bentuk hal apapun. “Kegiatan tersebut biasanya kami kemas dengan semenarik dan semeriah mungkin agar adik-adik dapat senang membaca.” Ungkap Titan salah satu pengurus Bogor Menyala.

Event tersebut tiap tahunnya memiliki tema yang berbeda, dikondisikan dengan tempat pelaksanaan. “jadi pasti akan membawa kesan yang tak terlupakan bagi setiap volunteer maupun peserta yang ikut di dalamnya” tegasnya.

ODTS telah tereselenggara 3 kali, pertama di Panti Asuhan Alqi, Cibinong, lalu yang kedua mengajak anak anak MI. YASIBA ke Museum Kepresidenan RI, dan yang terakhir mengajak anak-anak yang kurang mampu di daerah jalan Baru ke Museum Pembela Tanah Air.

Selain ODTS, ada juga program lainya seperti jemput buku, yakni membuka donasi buku pelajaran, dongeng, ensiklopedia, kamus, dll, kecuali LKS untuk (SD-SMP). “Jadi untuk siapapun yang ingin bukunya di jemput para penyala bogor siap sedia setiap saat di daerah jabodetabek dan membuka pintu seluas luasnya kepada jiwa jiwa volunteer yang menyukai dunia anak dan literasi”. Jelas Titan. lalu ada program baca buku yuk, dan program membangun taman baca. Hal ini dimaksudkan agar para generasi yang akan datang tetap aktif dalam membaca.

Share This: