Penyanyi Rapp Akon Bantu Penerangan Tempat Tinggal Orang Rimba

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa bersama penyanyi rapp Akon, ketika menggelar konperensi pers di Gedung Kemensos Jakarta, Rabu (8/3) siang. (Foto: HW)
_

Penyanyi rap asal Amerika, Akon, Rabu (8/3) siang datang ke kantor Kementerian Sosial untuk menandatangani kerjasama bantuan penerangan, bagi Orang Rimba. Rencananya Akon dengan program Akon Lighting bersama Yayasan Dwiyuna Jaya Foundation bekerjasama dengan Kementrian sosial untuk menerangi setidaknya 500 hunian tetap Suku Anak Dalam,  Orang Rimba, dan Komunitas Adat Terpencil di Jambi.

Kedatangan Akon ke kantor Kemensos kemarin disambut meriah. Puluhan jurnalis sudah menunggu kedatangannya sejak pukul 13.00, meski pun Akon baru tiba sejam kemudian, dan menggelar jumper pers sekitar pukul 15.30, didampingi oleh Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Pendiri Yayasan Dwiyuna Jaya, Dwi Putranto Sulaksono, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo dan mantan Menteri Luar Negeri Alwi Shihab. Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara AKON dan Yayasan Dwiyuna Jaya berlangsung di Gedung Aneka Bhakti Kementerian Sosial

Dalam keterangannya kepada wartawan Akon berjanji akan mewujudkan keinginannya mengaliri listrik bagi Suku Anak Dalam, atau Orang Rimba. “Saya senang berada di sini untuk membantu orang-orang yang membutuhkan listrik. Hati saya juga ada di sini,” kata Akon dalam bahasa Inggris.

Akon merasa bersyukur dan terima kasihnya atas sambutan yang hangat di Kementerian Sosial. Ia berharap bantuan listrik ini dapat bermanfaat khususnya untuk sebagian warga Indonesia di pelosok nusantara yang pemukimannya belum mendapat aliran listrik.

“Senang sekali bisa ke sini dan membawa bantuan listrik untuk pedesaan,  suku anak dalam dan menambah jangkauan program AKON Lighting ke Asia khususnya Indonesia. Masih ada sebagian rakyat Indonesia yang masih belum mendapat penerangan,” kata Akon yang sudah membantu program penerangan di 22 negara di Afrika.

Khofifah menerangkan dipilihnya Suku Anak Dalam, Orang Rimba, dan Komunitas Adat Terpencil karena wilayah tempat tinggal mereka memiliki akses yang sangat terbatas. Selain tidak adanya listrik, akses jalan menuju wilayah mereka bermukim pun sangat sulit karena umumnya adalah jalan setapak yang terjal, berbatu, dan berlumpur.

“Kalau PLN memasang kabel sampai ke wilayah mereka berapa investasi yang harus dikeluarkan. Belum lagi biaya  yang harus dibayarkan setiap kepala keluarga tiap bulannya. Sudah pasti butuh ongkos yang besar, ditambah lagi jika mereka tidak membayar beberapa bulan tentu akan diputus aliran listriknya, maka listril tenaga surya menjadi solusi efektif bagi komunitas adatvterpencil, orang rimba dan suku anak dalam, ” kata Mensos Khofifah.

Melalui program ini, lanjut Khofifah, hunian tetap milik Suku Anak Dalam, Orang Rimba, dan Komunitas Adat Terpencil akan dialiri daya listrik sebesar 300 Volt Ampere.  Alat yang dipasang di setiap rumah mampu bertahan hingga 10 tahun. Warga pun tidak akan dibebankan biaya setiap bulannya.

Selain menandatangai kerjasama, Akon juga sempat menghibur karyawan dan undangan yang hadir di Depsos, dengan menyanyikan tiga lagu hitnya, yakni Lonely, Smack That dan Right Now (Na Na Na). Dia bahkan mengundang penggemarnya untuk menyanyi bersama di panggung. Ketika Akon menyanyi sontak hampir semua yang hadir di situ mengeluarkan kamera dan mengabadikan rapper terkenal itu.

 

 

 

 

 

 

 

Share This: