Pernah Merugi 14 Miliar Rupiah Kini Kebab Baba Rafi Peroleh Omset 10 Juta USD/Tahun

_

Disaat krisis ekonomi yang melanda Dunia termasuk Indonesia terjadi pada jenjang waktu 2008-2009, kala itu Baba Rafi harus menanggung utang bertumpuk sebanyak 14 miliar rupiah.

“Kita saat itu hampir koleps, bahkan kita hampir di beli oleh perusahaan lain, tapi akhirnya gak jadi sedangkan kita punya utang 14 miliar pada saat itu saya berumur 27 tahun dan gak bisa bayar,” Kata Nilam Sari Founder dari Kebab Baba Rafi.

Disamping utang yang bertumpuk, Baba Rafi juga terkendala investasi di berbagai sektor seperti batu bara, mapun kos-kosan dan semuanya berakhir dengan kegagalan

“Pada saat itu karena tidak ada investasi, kita juga miss kalkulasi, keuangan bermasalah plus kita banyak sekali menanam investasi di bisnis-bisnis yang harusnya tidak perlu karena kita ngerasa wah baba rafi jalan, wah berarti klo buka bisnis batu bara jalan, bisnis kos kosan jalan ternyata semuanya gagal utang kita luar biasa numpuk,”tambahnya.

Jerih payah Baba Rafi selama 14 tahun kini mulai menuai hasil. Semenjak Baba Rafi merekrut orang-orang yang sudah berkompeten di bidangnya semakin lama utang mulai terbayar bahkan kini omset dalam setahun bisa mencapai 10 juta USD.

” Yang namanya proses belajar memang harus di pentokin dulu baru sadar, dari sini saya sadar saya sebagai CEO tidak bisa bekerja sendiri, harus mengandalkan orang lain yang ahli dibidannya. Alhamdulillah bermodalkan 4 juta rupiah kini omset dalam setahun mencapai 10 juta USD,” sambungnya.

Disamping suskes yang dialaminya Nilam Sari terus membagi ilmu yang diplejari ketika menempuh S2. Dirinya juga membagi manfaat kepada orang-orang sekitar dengan membuka kelas belajar wirausaha
Baba Rafi Academy.

Share This: