Perosotan Abangan, Waterboom Alam di Lombok

_

Ternyata tidak sulit mendapatkan tempat bermain yang memberi kegembiraan.

Anak-anak muda di Pringgarata, Kecamatan Pringgarata, Lombok Tengah, NTB, memanfaatkan saluran irigasi di Kali Abangan untuk bermain.

Saluran irigasi tersebut memiliki dua buah kanal berair deras. Tetapi hanya satu yang biasa digunakan untuk meluncur mengikuti derasnya air. Panjang kanal yang bisa digunakan sekitar 50 meter. Karena berada di sungai Abangan, tempat berseluncur itu disebut Perosotan Abangan.

Perosotan Abangan ini merupakan saluran irigasi yang dibangun pada zaman Belanda sekitar tahun 1890. Oleh anak-anak dan pemuda setempat, kanal itu kerap digunakan untuk berseluncur. Tidak sedikit pelajar yang bermain dengan pakaian seragam sekolah yang dipakainya.

Untuk bermain di tempat ini, bisa menggunakan ban atau membiarkan badan terseret derasnya air. Meskipun sederhana, tetapi sensasinya luar biasa.

Selain di bagian kanal yang deras di bagian hilir yang sudah kembali membentuk sungai, juga digunakan oleh para pemuda untuk mandi dan bermain-main.

Kini tidak hanya anak-anak muda maupun pelajar di Lombok yang bermain, wisatawan yang datang juga mencoba sensasi berseluncur di sini.

“Saya hampir setiap hari ke sini, asyik berseluncur. Kebetulan sekolah libur, belajar dari rumah,” seorang pelajar di Priggarata.

Misnanhadi, pelajar kelas XII sebuah SMU di Pringgarata mengaku tergila-gila berseluncur di Perosotan Abangan.

“Asyik, kaya Pederosa,” katanya sambil menyebut nama pembalap MotoGP Daniel Pederosa.

Pram, jurnalis dari archipelago.id yang datang ke Pringgarata bersama beberapa wartawan Forum Wartawan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, ikut merasakan sensasi berseluncur di Perosotan Abangan.

“Pokoknya harus dicoba. Asyik. Yang penting kita bisa menjada keseimbangan supaya kepala tidak terbentur batu,” ujarnya.

Melihat banyak yang mulai datang, pemerintah setempat berniat menjadikan tempat ini sebagai tujuan wisata. NamunĀ  sayang, di bagian atas saluran irigasi ini digunakan untuk mencuci atau bahkan buang hajat oleh masyarakat. Dan itu sudah berlangsung sebelum Perosotan Abangan ini terkenal.

Share This: