Persediaan BBM Jelang Lebaran Aman

_

Kebutuhan BBM menjelang dan saat lebaran selalu meningkat. Namun menghadapi lebaran tahun ini, masyarakat tidak perlu khawatir Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan mengatakan, stok Bahan Bakar Minyak dan LPG di berbagai daerah di Indonesia aman Jelang arus mudik Lebaran 2017.

“Berdasarkan hasil pemantauan, kami melihat kesiapan BBM dan LPG oleh Pertamina sudah cukup baik”, ungkapnya saat melakukan kunjungan kerja ke Terminal BBM Jakarta Group Plumpang, Rabu (14/6/2017).

Dijelaskannya, ketahanan stok Premium akan mencapai 24 hari, Solar 26 hari, Dex 37 hari, Avtur 22 hari, dan LPG 16 Hari. Seiring dengan peningkatan konsumsi Pertamax dan Pertalite, Pertamina menjaga stok Pertamax 24 hari, Pertamax Turbo 22 hari, dan Pertalite 21 hari.

“Tapi ini kan masalah perhitungan nasional, yang penting kan distribusinya. Distribusi pertamina akan mengikuti pola pergerakan arus mudik dan arus balik yang setiap tahun memang pergerakan sedikit-sedikit polanya dan lokasinya agar saudara-saudara kita yang mudik terjamin pasokan bbm-nya,” paparnya.

Menurut Jonan, Pertamina dan BPH Mihas telah melakukan sosialisasi kepada para pemudik untuk mengisi bahan bakar kendaraanya secara penuh. Hal ini dimaksudkan untuk meminimalisir kehabisan BBM, selama melakukan perjalanan baik arus mudik atau arus balik lebaran.

“Itu penting supaya ketika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya macet yang berkepanjangan tidak kehabisan bensin di jalan,” jelasnya.

Selain itu, Pertamina juga telah menyiapkan “pom bensin” mobile yang dimaksudkan untuk mengatasi kesulitan mendapatkan bahan bakar minyak ketika terjebak di dalam kemacetan.

“Pertamina sangat kreatif membuat motor dengan diisi tabung BBM yang kecil. Mungkin 50 liter dan tabung 1 liter, 2 liter untuk sepeda motor. Itu yang akan keliling nanti di kantong-kantong kemacetan, atau yang diantisipasi pergerakannya lambat sekali. Misalnya tidak macet pun, ada daerah yang jalannya hanya 10 km/jam dan lain-lain, itu yang diantisipasi, jadi ngitungnya bukan titik wilayah,” paparnya.

Disisi lain, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Massa Manik mengungkapkan bahwa, untuk memastikan kebutuhan BBM untuk pemudik terpenuhi selama arus mudik dan arus balik lebaran 2017, pihak Pertamina telah membentuk Posko Satuan Tugas (Satgas) untuk pemantauan ketersediaan BBM dan LPG serta kesiapan pelayanan kepada masyarakat konsumen, baik di Kantor Pusat maupun setiap kantor Region Pertamina.

Langkah lainnya adalah memonitor stok BBM dan Avtur di seluruh TBBM & DPPU, khususnya di sepanjang jalur mudik utama, yaitu jalur Pantura, Jawa Tengah, dan Selatan Jawa, di Banyuwangi untuk penyeberangan menuju Bali, dan Merak menuju Sumatera.

Share This: