Polisi Bebaskan “N”, Terduga Penyerangan Novel Baswedan

_

Polisi kembali melepas terduga pelaku penyerangan terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi. Seseornag ┬áberinisial “N” pagi tadi sudah dibebaskan oleh Polda Metro Jaya.

N diketahui polisi dari video yang viral di youtube terkait intimidasi yang dilakukan oleh pihak KPK terhadap dirinya, beberapa tahun lalu.

“Saat itu kita jemput di rumahnya di Bandung, kita periksa lalu kita pulangkan hari ini. Tapi ya itu saya konfirmasi bukan penangkapan, kita hanya periksa yang bersangkutan terkait dugaan penyerangan atas novel,” ungkap Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (19/5/2017).

Argo menjelaskan bahwa, untuk mengungkapkan kasus ada metode deduktif dan induktif. Untuk metode deduktif itu terkait dengan penanganan kasus yang dilakukan oleh Novel.

 

 

“Dulu dia pernah nanganin akil mochtar akhirnya kita cari, ketemu lalu kita cari dan tanya alibinya,”

Polisi lalu melakukan pemeriksaan terhadap pria berinisial N setelah mengamati video yang viral di youtube, terkait intimidasi yang dilakukan oleh pihak KPK terhadap dirinya.

 

“Di video itu dia merasa di intimidasi saat menjadi saksi terhadap Hakim MK Akil Mochtar dan Muhtar Ependi. Dia merasa bersalah karena dia jadi saksi tapi karena ada tekanan dari Novel, dia tanda tangan BAP, yang mengakibatkan pamannya masuk sel. Akhirnya keluarga membenci dia, terus keluarganya pecah, akhirnya dia ngomong di youtube itu karena dia merasa bersalah,” jelasnya.

Siang ini, sekitar pukul 14.10 WIB Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono bersama dengan Direktur Tindak Pidana Kriminal Umum Polda Metro Jaya, menyambangi Gedung KPK, terkait dengan penanganan kasus Novel Baswedan.

“Kami akan berkoordinasi dalan penanganan kasus Novel. Kami bawa Dirkrimum dan staf semua untuk koordinasikan kepala KPK hari ini,” jelas Argo.

Kemarin Kapolri Jendral Tito Karnavian menyebut polisi telah mengamankan dan melakukan pemeriksaan serta terhadap N, yang terduga pelaku penyerangan terhadap Novel Baswedan.

Sejauh ini pihak kepolisian telah memeriksa 5 orang terkait dengan kasus penyerangan terhadap penyidik KPK, Novel Baswedan, mulai dari Hasan, Mukhlis, Muhammad, Lestaluhu, dan Niko, yang diketahui ditangkap bersama Miryam S. Hariyani, yang merupakan salah satu saksi kasus korupsi e-KTP.

Share This: