Praktisi Hukum dari Afghanistan Datangi KPK

_

Ingin belajar bersama tentang pemberantasan korupsi,  sejumlah praktisi hukum dari Afganistan hari inimendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka yang datang adalah Menteri Kehakiman  Afganistan, H.E Abdul Baseer Haidari, Minister of Justice, Penasihan Presiden Sardar Mohammad Roshan, Dirjen Pengawasan dan Pelaksanaan Strategi Antikorupsi Said Hussain Fakhiri, Wakil Jaksa Penuntut Umum Wahidullah Arghon, Kepala Pengadilan HAM dan Anti Korupsi Annisa Rasooli, dan Dubes Afganistan untuk Indonesia Roya Rahmani.

“Hari ini KPK didatangi delegasi dari Afganistan yang ingin belajar bersama tentang pemberantasan korupsi. Dibahas juga aspek kelembagaan KPK,” ungkap Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (8/3/2017).;

Febri menjelaskan, beberapa negara di dunia ingin mendisain lembaga pemberantasan korupsi yang independen, seperti Afghanistan

“Afghanistan merupakan satu dari banyak Negara yang memiliki keinginan belajar dan berbagi dengan KPK dalam melaksanakan upaya pemberantasan korupsi di negaranya,” ungkapnya.

Febri menambahkan, bahwa beberapa negara lain juga pernah berkunjung atau bertemu dengan KPK di negaranya serta ingin mempelajari disain institusi KPK agar mereka dapat bekerja secara kuat dan independen, diantaranya: Malaysia, Bangladesh, Pakistan, Vietnam, Yaman, Saudi Arabia dan Timor Leste.

 

 

Share This: