Puluhan Orang datangi KPK, Kawal Proses Klarifikasi Amien Rais

_

 

Sejumlah ornag dari berbagai elemen hari ini mendatangi KPK untuk mengawal kedatangan tokoh politik Amien Rais, yang akan mengklarifikasi soal aliran dana dari proyek alat kesehatan yang diterimanya.

Elemen masyarakat yang datang ke Gedung KPK adalah dari Barisan Muda Partai Amanat Nasional, Angkatan Muda Muhammadiyah, Mahasiswa hingga para Alumni 411 dan 211. Mereka datang untuk memberikan dukungannya terhadap Amien Rais yang hari ini dijadwalkan datang ke KPK, untuk secara langsung dugaan penerimaan uang sebesar Rp600 juta.

Dalam pantauan balaikita, para orator tidak mempercayai Amien Rais menerima uang hingga ratusan juta dari kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan di Kementerian Kesehatan. Mengingat Amien Rais merupakan bapak reformasi yang mendorong pemberantasan korupsi.

“Amien Rais merupakan bapak reformasi. Tak berdasar bila Amien Rais disebut menerima uang,” tegasnya.

Terlihat juga adanya ratusan polisi juga telah bersiaga dengan persenjataan lengkap seperti tameng, gas air mata, hingga tongkat bambu untuk melakukan penjagaan terhadap aksi unjuk rasa yang telah dimulai sejak pukul 10.00.

Pada pukul 11.34 WIB, datang ke Gedung KPK, Politisi PAN, Drajad Wibowo yang mewakili  Amien Rais untuk melakukan klarifikas,i terkait penerimaan uang Rp.600 juta yang diterima Amien Rais pada 2007 lalu. Uang itu berasal dari Soetrisno Bahir Foundation (SBH). Ketika datang, Drajad yang ditemui wartawab enggan berkomentar, dan langsung masuk ke Gedung KPK.

 

Drajad Wibowo tiba di Gedung KPK

Nama Amien muncul dalam pembacaan tuntutan terhadap Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadhilah Supari, terkait penyalahgunaan wewenang dalam kegiatan pengadaan alat kesehatan (alkes). Kebijakan itu konkn dilakukan untuk  mengantisipasi kejadian luar biasa (KLB) tahun 2005, pada Pusat Penanggulangan Masalah Kesehatan (PPMK) Departemen Kesehatan.

“Pada waktu itu Sutrisno Bachir mengatakan akan memberikan bantuan keuangan untuk tugas operasional saya untuk semua kegiatan, agar tidak membebani pihak lain,” ungkap Amien saat menggelar Konferensi Pers di Kawasan Gandaria, Jakarta Selatan, Jumat (2/6) lalu.

Uang sebesar Rp.600 juta itu disalurkan oleh Nuki Syahrun melalui SBF. Dimana Nuki merupajan ketua SBF yang juga ipar dari Soetrisno Bahit yang saat itu menjabat sebagai Ketua PAN (2005-2010).

Suami Nuki, Rizaganti Syahrun merupakan teman dari Direktur Utama PT Mitra Media dua, yakni Andi Krisnamurti yang menjadi suppliere alat kesehatan bagi PT Indofarma Tbk selaku pemenang pengadaan Alat Kesehatan untyk Buffer Stock di Kemenkes.

Kala itu, Nuki memerintahkan Sekertaris Yayasan SBF Yurida Adlani untuk memindahbukukan sebagian dana keuntungan PT Indofarma Tbk kepada pihak-pihak yang memiliki hubungan kedekatan dengan Siti Fadilah salah satunya Amien Rais.

Dalam tuntutan yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK, Ali Fikri disebutkan bahwa Amien menerima transfer Rp600 juta tersebut sebanyak enam kali ke rekeningnya. Dimana setiap kali transfer Amien menerima uang sebesar Rp100 juta.

Share This: